Lakpesdam PBNU: Moderasi Beragama dan Cinta Tanah Air Kunci Hadapi Ideologi Transnasional
Minggu, 17 November 2024 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Moderasi beragama menekankan pentingnya sikap toleran, menerima perbedaan dan menolak segala bentuk kekerasan atas nama agama.
Pendekatan ini tidak hanya bersifat vertikal dengan Tuhan, melainkan juga menjaga hubungan antar sesama, karena mengajak umat untuk fokus pada nilai-nilai luhur agama tanpa merusak prinsip kebangsaan.
Harapannya, moderasi beragama mampu memberikan ‘vaksin’ kekebalan kepada masyarakat untuk menangkal pengaruh paham-paham radikal yang merusak persatuan bangsa.
“Moderasi agama itu bukan menciptakan agama atau aliran yang baru tetapi sebetulnya adalah mengembalikan agama, memperkokoh posisinya posisi agama dalam jati diri yang aslinya tanpa ada penyimpangan-penyimpangan,” kata Gus Najih.
Gus Najih berharap, melalui semangat hubbul wathan minal iman dan moderasi beragama, dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, menjaga keharmonian di tengah keberagaman.
“Ideologi transnasional, paham radikal dan ekstremisme dapat dilawan dengan sikap moderat, yang menghargai perbedaan dan menolak segala bentuk kekerasan,” tandas Gus Najih.
Pendekatan ini tidak hanya bersifat vertikal dengan Tuhan, melainkan juga menjaga hubungan antar sesama, karena mengajak umat untuk fokus pada nilai-nilai luhur agama tanpa merusak prinsip kebangsaan.
Harapannya, moderasi beragama mampu memberikan ‘vaksin’ kekebalan kepada masyarakat untuk menangkal pengaruh paham-paham radikal yang merusak persatuan bangsa.
“Moderasi agama itu bukan menciptakan agama atau aliran yang baru tetapi sebetulnya adalah mengembalikan agama, memperkokoh posisinya posisi agama dalam jati diri yang aslinya tanpa ada penyimpangan-penyimpangan,” kata Gus Najih.
Gus Najih berharap, melalui semangat hubbul wathan minal iman dan moderasi beragama, dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, menjaga keharmonian di tengah keberagaman.
“Ideologi transnasional, paham radikal dan ekstremisme dapat dilawan dengan sikap moderat, yang menghargai perbedaan dan menolak segala bentuk kekerasan,” tandas Gus Najih.
(shf)
Lihat Juga :