Habiburokhman Banyak Terima Pertanyaan Apakah Kasus Tom Lembong Kategori Mengkriminalkan Kebijakan
Senin, 04 November 2024 - 17:55 WIB
loading...
Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) ditahan Kejaksaan Agung. Foto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman melihat konstruksi hukum kasus dugaan korupsi dalam kegiatan importasi gula di Kementerian Perdagangan Tahun 2015-2016 yang menjerat Thomas Trikasih Lembong ( Tom Lembong ) masih sumir. Ia pun mengaku banyak menerima pertanyaan kasus tersebut sebagai bentuk kriminalisasi kebijakan.
"Terus terang konstruksi hukum kasus tersebut masih cukup sumir atau abstrak di mata publik. Banyak yang bertanya kepada saya apakah kasus tersebut dapat dikategorikan sebagai mengkriminalkan kebijakan," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis yang diterima dan dikutip, Senin (4/11/2024).
Politikus Partai Gerindra ini pun meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka terang konstruksi hukum kasus Tom Lembong. "Kejaksaan Agung hendaknya jelaskan ke publik kasus dugaan Tipikor Tom Lembong," ujar legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta I ini.
Baca juga: Tom Lembong Ditahan Kejagung, Pakar Ingatkan Omongan Jokowi Minta Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Menurutnya, penanganan kasus itu bisa menimbulkan tuduhan bahwa Presiden Prabowo Subianto memakai instrumen hukum ke dalam urusan politik, bila tak ada penjelasan yang jelas terkait penanganan kasus tersebut.
"Terus terang konstruksi hukum kasus tersebut masih cukup sumir atau abstrak di mata publik. Banyak yang bertanya kepada saya apakah kasus tersebut dapat dikategorikan sebagai mengkriminalkan kebijakan," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis yang diterima dan dikutip, Senin (4/11/2024).
Politikus Partai Gerindra ini pun meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka terang konstruksi hukum kasus Tom Lembong. "Kejaksaan Agung hendaknya jelaskan ke publik kasus dugaan Tipikor Tom Lembong," ujar legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta I ini.
Baca juga: Tom Lembong Ditahan Kejagung, Pakar Ingatkan Omongan Jokowi Minta Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Menurutnya, penanganan kasus itu bisa menimbulkan tuduhan bahwa Presiden Prabowo Subianto memakai instrumen hukum ke dalam urusan politik, bila tak ada penjelasan yang jelas terkait penanganan kasus tersebut.
Lihat Juga :