M Natsir, Bapak Aktivis Dakwah Indonesia yang Menolak Sistem Politik Turki Utsmani

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 21:18 WIB
loading...
A A A
Karena itu, secara tegas Natsir menolak teokrasi dalam Islam. "Jika teokrasi ditafsirkan dalam arti politiknya dengan mana suatu negara harus dikepalai seorang wakil Tuhan di bumi, maka saya sebagai seorang Islam menentang itu. Intisari Islam ialah anti teokrasi," tulis Natsir dalam “Dapatkah Dipisahkan Politik dari Agama”.

Pancasila sebagai Konsensus
Menurut Azyumardi Azra, Natsir dan banyak ulama tradisional mengusulkan “negara Islam” modern melalui proses demokrasi. Pandangan itu serupa dengan Agus Salim yang memandang khilafah tidak relevan dengan Indonesia.

Diskursus hubungan Islam dan negara sebagai konsep politik di Indonesia telah usai dan selalu dikembangkan setelah para pemikir dan aktivis kemerdekaan merumuskan Pancasila.

Muhammadiyah menyebut Pancasila sebagai Darul Ahdi wa as-Syahadah (negara perjanjian dan kesaksian). Ulama NU pada 1954 memfatwakan Presiden Indonesia sebagai Waliyul Amri Dharuri Bisy Syaukah. Belakangan ulama NU menyebut Indonesia sebagai Darul Mitsaq (negara konsensus) di tengah masyarakat majemuk.

Dengan sistem politik Indonesia modern, pada 1945, Natsir menjadi salah satu ketua partai Masyumi dan Perdana Menteri (1950-1951).

Pemikiran Natsir dalam menempatkan peran agama dalam pemerintahan dengan tetap mengedepankan jiwa nasionalisme menjadi warisan berharga untuk Indonesia.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isu Bupati Majene Anggota...
Isu Bupati Majene Anggota HTI, Gus Yaqut: Rakyat Harus Menolaknya
Menag: HTI Bubar, Sistem...
Menag: HTI Bubar, Sistem Khilafah Otomatis Tertolak di Indonesia
Keren! Pembagian Pasukan...
Keren! Pembagian Pasukan Militer Pangeran Diponegoro Mencontoh Kerajaan Turki Ustmani
5 Alasan Turki Satu-satunya...
5 Alasan Turki Satu-satunya Negara Asia yang Menjadi Anggota NATO
Kisah Syekh Subakir,...
Kisah Syekh Subakir, Ulama Persia Penakluk Penguasa Jawa Ki Semar Sabdo Palon
Rekomendasi
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved