Sebanyak 41% Pelajar Tidak Sarapan, Makan Bergizi Gratis akan Diberikan Dua Kali Sehari
Rabu, 09 Oktober 2024 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Dampak dari banyaknya siswa yang pergi ke sekolah dalam kondisi lapar, membuat pelajar di Indonesia sulit konsentrasi belajar di sekolah sehingga materi ilmu yang diajarkan tidak bisa dipahami secara maksimal. Kondisi ini terlihat dari nilai siswa Indonesia dalam PISA (Program Penilaian Siswa Internasional). Selama sekitar 12 tahun Indonesia selalu menempati posisi 10 negara terbawh dari sekitar 70 negara yang mengikuti PISA. " Ranking PISA nomor 1 antara Singapura, Korea Selatan, Finlandia, Selandia Baru. Indonesia konsisten termasuk paling buruk di dunia",ucap Hasyim.
Lantaran orang tua tidak mampu menyediakan makan setiap pagi, maka tidak hanya anak sekolah saja yang berpotensi tidak sarapan setiap hari. Begitu juga dengan Balita dan ibu yang tengah mengandung atau menyusui.. "Prabowo pun makin bertekad, dia harus jadi presiden yang bisa mengisi perut semua anak-anak di Indonesia, termasuk anak-anak di rumah yang belum masuk sekolah," kata Hasyim.
Baca Juga : DPR Setujui APBN Tahun Pertama Prabowo, Makan Siang Gratis Rp71 Triliun
Program MBG ini pun akan diperluas diperuntukkan juga bagi ibu hamil untuk memastikan mereka mendapatkan gizi yang cukup sehingga perkembangan anak yang dikandung dapat maksimal. Berarti pemerintah baru nanti akan menyediakan makanan untuk 78 juta anak dua kali sehari dan ibu-ibu yang sedang hamil.
Lantaran orang tua tidak mampu menyediakan makan setiap pagi, maka tidak hanya anak sekolah saja yang berpotensi tidak sarapan setiap hari. Begitu juga dengan Balita dan ibu yang tengah mengandung atau menyusui.. "Prabowo pun makin bertekad, dia harus jadi presiden yang bisa mengisi perut semua anak-anak di Indonesia, termasuk anak-anak di rumah yang belum masuk sekolah," kata Hasyim.
Baca Juga : DPR Setujui APBN Tahun Pertama Prabowo, Makan Siang Gratis Rp71 Triliun
Program MBG ini pun akan diperluas diperuntukkan juga bagi ibu hamil untuk memastikan mereka mendapatkan gizi yang cukup sehingga perkembangan anak yang dikandung dapat maksimal. Berarti pemerintah baru nanti akan menyediakan makanan untuk 78 juta anak dua kali sehari dan ibu-ibu yang sedang hamil.
(edc)
Lihat Juga :