Bopong Senjata dan Radar Canggih, Pesawat F-16 TNI AU Semakin Garang
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Program The Falcon Structural Augmentation Rodmap (Falcon Star) Enhanced Mid-Life Update (eMLU) ini didasari atas kebutuhan operasional dari satuan pengguna dimana teknologi pesawat F-16 A/B merupakan teknologi yang sudah tua terutama pada sistem radar dan sistem senjata yang masih menggunakan teknologi buatan tahun 80-an.
Ditambah usia pakai pesawat F-16 B (double seat) yang sudah di atas 6.000 jam dan ditemukannya kerusakan pada beberapa struktur pesawat F-16 A/B. Dengan kemampuan yang telah di upgrade tersebut maka pesawat F-16 A/B eMLU telah sejajar dengan pesawat tercanggih di kelasnya dalam hal combat effectiveness.
"Dengan perkembangan teknologi pertempuran secara modern dapat dimenangkan tanpa saling berhadapan, faktor penentu bukan lagi kepada kuantitas namun bagaimana kualitas alutsista yang dimiliki. Kecanggihan dan kemutakhiran alutsista khususnya alutsista udara adalah faktor yang sangat menentukan sekaligus faktor uji dalam memenangkan pertempuran masa depan," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat penyerahan dua pesawat F-16 program Falcon Star eMLU di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/8/2020).
Hadir dalam serah terima ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Fadjar Adriyanto.
Di tengah tantangan dan ancaman, kata Fadjar, ketidakmampuan dalam melakukan perawatan sendiri akan menjadi sebab rendahnya kesiapan operasional TNI AU khususnya dikala ketidakstabilan global yang terjadi saat ini. Itulah mengapa program Falcon Star eMLu merupakan sebuah keputusan yang tepat. Sehingga pesawat F16 A/B selanjutnya dapat ditingkatkan kemampuan dan dapat digunakan kembali untuk menjaga kedaulatan udara Indonesia. "Terbangkan kembali pesawat pesawat ke langit Indonesia dengan kemampuan yang lebih baik," ucapnya.
Ditambah usia pakai pesawat F-16 B (double seat) yang sudah di atas 6.000 jam dan ditemukannya kerusakan pada beberapa struktur pesawat F-16 A/B. Dengan kemampuan yang telah di upgrade tersebut maka pesawat F-16 A/B eMLU telah sejajar dengan pesawat tercanggih di kelasnya dalam hal combat effectiveness.
"Dengan perkembangan teknologi pertempuran secara modern dapat dimenangkan tanpa saling berhadapan, faktor penentu bukan lagi kepada kuantitas namun bagaimana kualitas alutsista yang dimiliki. Kecanggihan dan kemutakhiran alutsista khususnya alutsista udara adalah faktor yang sangat menentukan sekaligus faktor uji dalam memenangkan pertempuran masa depan," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat penyerahan dua pesawat F-16 program Falcon Star eMLU di Skadron 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, Jumat (28/8/2020).
Hadir dalam serah terima ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama Fadjar Adriyanto.
Di tengah tantangan dan ancaman, kata Fadjar, ketidakmampuan dalam melakukan perawatan sendiri akan menjadi sebab rendahnya kesiapan operasional TNI AU khususnya dikala ketidakstabilan global yang terjadi saat ini. Itulah mengapa program Falcon Star eMLu merupakan sebuah keputusan yang tepat. Sehingga pesawat F16 A/B selanjutnya dapat ditingkatkan kemampuan dan dapat digunakan kembali untuk menjaga kedaulatan udara Indonesia. "Terbangkan kembali pesawat pesawat ke langit Indonesia dengan kemampuan yang lebih baik," ucapnya.
(zik)
Lihat Juga :