PDIP Tegaskan Pemberhentian Tia Rahmania Tak Terkait Kritik ke Nurul Ghufron KPK
Kamis, 26 September 2024 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
"Nah, itu diperiksa semuanya. Itu ada pengalihan suara. Ya kan? Penambahan suara ya kan, di internal partai dan Ini diputus, dilihat setelah misalkan dia, misalnya, mengalihkan suara si A atau si B, itu terbukti dengan formulir C1 itu, maka itu harus dikeluari, ya kan? Kemudian dijumlah, dilihat, dan itu detail. Semuanya terekam," ucap Djarot.
Setelah itu, kata dia, Panitera Mahkamah Partai menngambil keputusan setelah memeriksa laporan beserta alat bukti yang ada. "Baru Mahkamah Partai mengambil keputusan bahwa gugatan itu diterima atau tidak. Kalau gugatan itu diterima, berarti dia itu kalah dong. Si siapa? Tia ya?" tutur Djarot.
Baca juga: Profil Tia Rahmania yang Batal Jadi Anggota DPR Karena Dipecat PDIP
Setelah ada putusan, kata Djarot, Mahkamah Partai melaporkan kepada DPP PDIP. Proses penanganan laporan di internal partai terbilang cukup lama.
"Makanya prosesnya lama, bukan tiba-tiba itu. Nah, DPP Partai kemudian mengambil keputusan. Nah, oleh sebab itu yang bersengketa misalkan si Tia ini, itu bisa dipanggil oleh Bidang Kehormatan Mahkamah Kehormatan Partai, mengundurkan diri atau tidak gitu lho, dengan bukti-bukti ini. Kalau enggak ya terpaksa dipecat dong," kata Djarot.
Djarot menjelaskan, pihaknya tak pernah memecat Tia. Ia menegaskan, Tia sudah dipanggil oleh Bidang Kehormatan Partai, tapi tak kunjung datang.
"Lho enggak, bukan dipecat. Dipanggil ke bidang kehormatan. Kalau enggak mau muncul, ya berarti ya diberhentikan dong. Iya, biarnya mengundurkan diri," kata Djarot.
Setelah itu, kata dia, Panitera Mahkamah Partai menngambil keputusan setelah memeriksa laporan beserta alat bukti yang ada. "Baru Mahkamah Partai mengambil keputusan bahwa gugatan itu diterima atau tidak. Kalau gugatan itu diterima, berarti dia itu kalah dong. Si siapa? Tia ya?" tutur Djarot.
Baca juga: Profil Tia Rahmania yang Batal Jadi Anggota DPR Karena Dipecat PDIP
Setelah ada putusan, kata Djarot, Mahkamah Partai melaporkan kepada DPP PDIP. Proses penanganan laporan di internal partai terbilang cukup lama.
"Makanya prosesnya lama, bukan tiba-tiba itu. Nah, DPP Partai kemudian mengambil keputusan. Nah, oleh sebab itu yang bersengketa misalkan si Tia ini, itu bisa dipanggil oleh Bidang Kehormatan Mahkamah Kehormatan Partai, mengundurkan diri atau tidak gitu lho, dengan bukti-bukti ini. Kalau enggak ya terpaksa dipecat dong," kata Djarot.
Djarot menjelaskan, pihaknya tak pernah memecat Tia. Ia menegaskan, Tia sudah dipanggil oleh Bidang Kehormatan Partai, tapi tak kunjung datang.
"Lho enggak, bukan dipecat. Dipanggil ke bidang kehormatan. Kalau enggak mau muncul, ya berarti ya diberhentikan dong. Iya, biarnya mengundurkan diri," kata Djarot.
Lihat Juga :