alexametrics

Angkat Stafsus Baru, Jokowi Dinilai Butuh Dukungan Milenial

loading...
Angkat Stafsus Baru, Jokowi Dinilai Butuh Dukungan Milenial
Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat staf khusus (stafsus) baru yang berasal dari kalangan milenial, direspons positif oleh masyarakat. (Foto/Dita Angga Rusiana/SINDOnews/Dok)
A+ A-
JAKARTA - Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat staf khusus (stafsus) baru yang berasal dari kalangan milenial, direspons positif oleh masyarakat. Jokowi dinilai ingin dicintai dan mendapat dukungan dari kaum milenial.

(Baca juga: Jokowi Ingin Menyesuaikan Perkembangan Zaman yang Sangat Cepat)

Menurut Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, langkah Jokowi ini mau tidak mau, suka tak suka dan enak tidak enak harus merekrut stafsus dari kalangan milenial.



"Karena kita tahu, pemilih Indonesia sudah dipenuhi oleh pemilih milenial," kata Ujang saat dihubungi SINDOnews, Jumat (22/11/2019).

Ujang pun menganggap, apa yang dilakukan Jokowi bagian dari keterpaksaan sejarah, karena panggilan zaman. Menurutnya, era saat ini adalah era milenial, sehingga stafsus pun harus berwarna milenial.

Dia memandang, positif-positif saja jika kalangan milenial banyak yang diangkat jadi stafsus. Karena akan jadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia lainnya. "Namun minusnya, mereka miskin pengalaman pemerintahan. Jadi harus banyak belajar," ujarnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak