Titip Agenda Pendidikan Pak Prabowo
Minggu, 22 September 2024 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Yang penting, di zaman baru Pak Prabowo para kelas menengah harus tetap mengawal. Kelas menengah terdiri dari para orang-orang biasa yang bekerja di kantor, sawah, laut, jalan, pabrik, sekolah, universitas, atau orang-orang yang sedang menempuh pendidikan.
Kelas menengah dalam waktu lima atau sepuluh tahun ini sedang lesu, kurang semangat dalam mengawal urusan penguatan pendidikan, ekonomi, peran politik, sosial, dan sebagai penyeimbang penyelengara negara. Kelas menengah melemah.
Dunia pendidikan hendaknya dikawal sebaik-baiknya. Partisipasi dan cek publik juga nutrisi untuk demokrasi.
Ingat ketika Belanda berinvestasi pada dunia pendidikan lewat politik etisnya, lahirlah kaum intelegensia yang memerdekakan negeri ini. Karena pendidikan Belanda lah, kelas menengah itu menggerakkan cinta Tanah Air, kesadaran persatuan, berbicara secara diplomatis, dan lahirlah organisasi-organisasi yang menciptakan para pemimpin nasional.
Orde Baru Pak Suharto juga berinvestasi pendidikan, karena beliau didukung oleh para intelektual dari berbagai lulusan universitas kelas dunia. Pak Suharto bersedia mendengar nasihat-nasihat mereka. 30 tahun administrasi dan birokrasi dengan stabilitas ekonomi, sosial dan politik berkat think-tank kelas dunia.
Kita kawal kebijakan pendidikan Pak Prabowo. Investasi pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk negeri.
Kelas menengah dalam waktu lima atau sepuluh tahun ini sedang lesu, kurang semangat dalam mengawal urusan penguatan pendidikan, ekonomi, peran politik, sosial, dan sebagai penyeimbang penyelengara negara. Kelas menengah melemah.
Dunia pendidikan hendaknya dikawal sebaik-baiknya. Partisipasi dan cek publik juga nutrisi untuk demokrasi.
Ingat ketika Belanda berinvestasi pada dunia pendidikan lewat politik etisnya, lahirlah kaum intelegensia yang memerdekakan negeri ini. Karena pendidikan Belanda lah, kelas menengah itu menggerakkan cinta Tanah Air, kesadaran persatuan, berbicara secara diplomatis, dan lahirlah organisasi-organisasi yang menciptakan para pemimpin nasional.
Orde Baru Pak Suharto juga berinvestasi pendidikan, karena beliau didukung oleh para intelektual dari berbagai lulusan universitas kelas dunia. Pak Suharto bersedia mendengar nasihat-nasihat mereka. 30 tahun administrasi dan birokrasi dengan stabilitas ekonomi, sosial dan politik berkat think-tank kelas dunia.
Kita kawal kebijakan pendidikan Pak Prabowo. Investasi pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk negeri.
(poe)
Lihat Juga :