Rekan Seangkatan dr Aulia Ngaku Tak Ada Pungutan Rp40 Juta di PPDS Undip
Selasa, 03 September 2024 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, itu sungguh tidak benar. Setelah kebohongan itu terungkap, diungkap media dan sarasehan bahwa tidak ada pembunuhan. Pembunuhan itu harus ada sebab akibat," ujar Nasser.
Dia menyinggung pernyataan Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril soal adanya pungutan sebesar Rp40 juta terhadap korban dari oknum senior.Menurutnya, pernyataan dari Kemenkes sebagai sebuah kebohongan. Hal itu dikuatkan juga oleh keterangan dr Firda, salah satu teman seangkatan Aulia Risma Lestari yang hadir dalam jumpa pers daring tersebut.
"Tidak benar adanya pemalakan atau pemungutan dari senior," kata Firda.
Menurut Nasser, hal sebenarnya yang terjadi adalah kolektif uang untuk satu angkatan PPDS yang diberikan oleh semua peserta didik. "Nominalnya juga sesuai kesepakatan satu angkatan. Tidak ada patokan harga untuk kumpulan (patungan) satu angkatan itu per bulannya," katanya.
Baca juga: Ungkap Kasus Bullying di Undip, Menkes: Perundungan Sudah Puluhan Tahun
Firda menyebut dalam satu angkatan, total ada 11 mahasiswa-mahasiswi, termasuk korban. Adapun pungutan uang itu digunakan untuk operasional angkatan dan biaya makan malam ketika bertugas. Dia mengatakan dari rumah sakit hanya mendapat jatah makan siang, sehingga untuk makan malam para mahasiswa harus membeli sendiri.
Dia menyinggung pernyataan Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril soal adanya pungutan sebesar Rp40 juta terhadap korban dari oknum senior.Menurutnya, pernyataan dari Kemenkes sebagai sebuah kebohongan. Hal itu dikuatkan juga oleh keterangan dr Firda, salah satu teman seangkatan Aulia Risma Lestari yang hadir dalam jumpa pers daring tersebut.
"Tidak benar adanya pemalakan atau pemungutan dari senior," kata Firda.
Menurut Nasser, hal sebenarnya yang terjadi adalah kolektif uang untuk satu angkatan PPDS yang diberikan oleh semua peserta didik. "Nominalnya juga sesuai kesepakatan satu angkatan. Tidak ada patokan harga untuk kumpulan (patungan) satu angkatan itu per bulannya," katanya.
Baca juga: Ungkap Kasus Bullying di Undip, Menkes: Perundungan Sudah Puluhan Tahun
Firda menyebut dalam satu angkatan, total ada 11 mahasiswa-mahasiswi, termasuk korban. Adapun pungutan uang itu digunakan untuk operasional angkatan dan biaya makan malam ketika bertugas. Dia mengatakan dari rumah sakit hanya mendapat jatah makan siang, sehingga untuk makan malam para mahasiswa harus membeli sendiri.
Lihat Juga :