Makna Serangkaian Pembelotan Diplomat Korea Utara

Senin, 19 Agustus 2024 - 11:05 WIB
loading...
Makna Serangkaian Pembelotan...
Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi terus serangkaian kasus pembelotan diplomat Korea Utara ke Korea Selatan. Mereka adalah diplomat senior. Ilustrasi/SINDOnews/Masyudi
A A A
Kim Dong-soo
Penasihat di Institut Strategi Keamanan Nasional, Korea Selatan

DALAM beberapa tahun terakhir, terjadi terus serangkaian kasus pembelotan diplomat Korea Utara ke Korea Selatan. Mereka adalah diplomat senior, banyak di antaranya dianggap sebagai elit kunci di rezim Korea Utara, termasuk Ri Il-kyu (52 tahun), yang sebelumnya bertugas di kedutaan Korea Utara di Kuba.

Hal tersebut terjadi berulang kali dalam beberapa tahun belakangan ini di perwakilan diplomatik Korea Utara di luar negeri, yang merupakan ‘pos terdepan’ Korea Utara untuk mengembangkan hubungan luar negeri dan mendapatkan mata uang asing.

Kini, kelas tertinggi yang semestinya paling setia kepada rezim Kim Jong-un diliputi rasa takut dan penghindaran tanggung jawab setelah mereka menyaksikan Kim Jong-un melakukan eksekusi kejam dan pembersihan pejabat seperti Jang Song-thaek. Berbeda dengan di bawah rezim Kim Jong-il, kelas tertinggi tersebut tampaknya akan menjadi orang pertama yang melarikan diri ke luar negeri termasuk Cina, Rusia, dan juga Korea Selatan, jika terjadi perubahan drastis di bawah rezim Kim Jong-un.

Kelas menengah di bawah rezim Kim Jong-un, yang telah mengalami perubahan secara ideologis dan sadar, dapat dibujuk ke pihak rakyat kapan saja jika terjadi perubahan drastis dalam rezim Kim Jong-un. Kelangsungan hidup rezim Kim Jong-un di masa depan akan ditentukan oleh bagaimana kelas menengah bereaksi dan bergerak.

Ilusi yang dimiliki oleh golongan terbawah di Korea Utara terhadap Kim Jong-un di awal rezimnya telah berubah menjadi kebencian dan antipati terhadap keagungan pemimpin tertinggi, ‘Jenderal Kim Jong-un,’ karena kesulitan ekonomi yang sedang berlangsung.

Kini, warga Korea Utara berpikir bahwa Kim Jong-un menjadi orang tertinggi hanya karena latar belakang keluarganya Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Selain itu, mereka menganggap Kim Jong-un sebagai seorang pemimpin yang tidak bertanggung jawab terhadap ‘rakyat biasa,’ dan penguasa yang tidak kompeten dan tidak mampu menyelesaikan masalah ekonomi negara.

Diplomat Korea Utara yang memiliki kuasa yang lebih besar di rezim daripada kelompok lain, pada dasarnya sangat kooperatif terhadap rezimnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak diplomat yang mengubah pikiran tentang Kim Jong-un.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Panduan Belanja dan...
Panduan Belanja dan Oleh-oleh Korea Selatan untuk Traveler Indonesia
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Megawati Hangestri Tembus...
Megawati Hangestri Tembus 3 Besar Top Skor Korea V-League
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved