Akankah Kaesang Pangarep Maju Pilkada Jakarta jika Anies Gagal Nyalon?
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
“Gini, skenario Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta kan untuk ngelawan Anies karena dikabarkan hanya RK yang bisa menandingi Anies di Jakarta. Nah sekarang Anies nampaknya tak bisa maju di Pilgub Jakarta, yang ada Bang Dharma. Gimana ya nasib RK?” cuit Hendri Satrio atau akrab disapa Hensat di akun X @satriohendri, Sabtu (17/8/2024).
Hasil sementara polling tersebut hingga pukul 07.38 WIB, sebanyak 39,7% netizen memprediksi Kaesang Pangarep akan menggantikan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024. Kemudian, 23,2% netizen menjawab RK langsung jadi menteri.
Selanjutnya, 19,9% netizen menjawab RK kembali ke Jawa Barat (Jabar). Terakhir, 17,2% netizen menjawab RK tetap maju ke Pilgub Jakarta.
Di sisi lain, tidak sedikit warga Jakarta yang dicatut sepihak untuk kebutuhan syarat dukungan pencalonan pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardhana di Pilkada Jakarta. Salah satunya adalah warga Jakarta Pusat Samson (45).
Samson melaporkan ke Polda Metro Jaya karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya dicatut untuk mendukung Dharma-Kun. Adapun laporan dibuat di Polda Metro Jaya. Adapun laporan diterima dengan nomor LP/B/4830/VIII/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 16 Agustus 2024.
Bahkan, kedua anak Anies Baswedan, Mikail Azizi Baswedan dan Kaisar Hakam Baswedan pun menjadi korban pencatutan tersebut.
Hasil sementara polling tersebut hingga pukul 07.38 WIB, sebanyak 39,7% netizen memprediksi Kaesang Pangarep akan menggantikan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024. Kemudian, 23,2% netizen menjawab RK langsung jadi menteri.
Selanjutnya, 19,9% netizen menjawab RK kembali ke Jawa Barat (Jabar). Terakhir, 17,2% netizen menjawab RK tetap maju ke Pilgub Jakarta.
Di sisi lain, tidak sedikit warga Jakarta yang dicatut sepihak untuk kebutuhan syarat dukungan pencalonan pasangan independen Dharma Pongrekun-Kun Wardhana di Pilkada Jakarta. Salah satunya adalah warga Jakarta Pusat Samson (45).
Samson melaporkan ke Polda Metro Jaya karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya dicatut untuk mendukung Dharma-Kun. Adapun laporan dibuat di Polda Metro Jaya. Adapun laporan diterima dengan nomor LP/B/4830/VIII/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 16 Agustus 2024.
Bahkan, kedua anak Anies Baswedan, Mikail Azizi Baswedan dan Kaisar Hakam Baswedan pun menjadi korban pencatutan tersebut.
(rca)
Lihat Juga :