alexametrics

Keputusan TNI AD Pertahankan Enzo Allie Dinilai Nondiskriminasi

loading...
Keputusan TNI AD Pertahankan Enzo Allie Dinilai Nondiskriminasi
Anggota Komisi III DPR bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Nasir Djamil mendukung langkah dan keputusan TNI AD yang mempertahankan Enzo Allie. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Keputusan TNI AD yang mempertahankan seorang tarunanya, Enzo Zenz Allie,18, dinilai profesional dan nondiskriminasi. Maka itu, keputusan TNI AD itu terus mendapatkan apresiasi.

Anggota Komisi III DPR bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Nasir Djamil mendukung langkah dan keputusan TNI AD yang mempertahankan Enzo Allie sebagai taruna dan melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer (Akmil).

Nasir berpendapat, keputusan itu tentu dilakukan setelah melalui proses yang ilmiah dan profesional, bukan karena tidak ingin dinilai kecolongan.



"Keputusan yang profesional dan nondiskriminasi. Anak bangsa yang potensial tidak boleh menjadi korban hanya karena salah paham dan dugaan yang tidak ilmiah. Saya salut kepada Panglima TNI," ujar Nasir Djamil kepada SINDOnews, Selasa (13/8/2019).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berpendapat, Enzo masih sangat mudah untuk dibentuk dan diarahkan menjadi prajurit yang memiliki mental pejuang dan cinta NKRI. (baca juga: KSAD Berharap Enzo dan Taruna Lain Bisa Lalui Pendidikan Akmil)

Karena itu, suara-suara sumbang yang ingin Enzo dikeluarkan dan dipecat, dinilai berlawanan dengan akal sehat.

"Ingat, kasus Enzo itu telah menjadi perhatian warga dunia melalui media dunia maya. Malu kita sama mereka kalau Enzo dipecat hanya karena praduga yang subjektif," tegas Legislator asal daerah pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam I ini.

Sebelumnya, TNI AD memutuskan Enzo akan tetap melanjutkan pendidikan di Akmil. Sebab, kesimpulan penilaian TNI AD bahwa indeks moderasi beragamanya pemuda keturunan Perancis itu cukup bagus.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak