Nasib Uighur Dinilai Masih Butuh Perhatian Publik Dunia
Selasa, 30 Juli 2024 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berharap ini berfungsi sebagai sumber daya penting dalam meningkatkan kesadaran dan mendapatkan dukungan untuk menghentikan genosida yang sedang berlangsung ini," ujar Abdulhakim.
Pada tahun 2017, otoritas China melancarkan kampanye keras, menahan jutaan orang Uighur dan etnis Turkik lainnya dengan berbagai alasan di kamp-kamp konsentrasi. Mereka dipaksa untuk meninggalkan iman dan identitas budaya mereka serta menerima indoktrinasi politik.
Laporan dari media internasional dan kesaksian para korban telah mendokumentasikan manipulasi, penyiksaan, pelecehan seksual, dan bentuk eksploitasi lainnya yang dirancang untuk menghancurkan tahanan secara fisik dan mental.
Otoritas China juga telah menerapkan tindakan pengendalian kelahiran dan sterilisasi paksa pada wanita Uighur untuk mengekang pertumbuhan populasi Uighur.
"Banyak pemuda Uighur telah dipindahkan ke provinsi-provinsi Tiongkok untuk bekerja sebagai pekerja paksa di pabrik-pabrik," tutupnya.
Pada tahun 2017, otoritas China melancarkan kampanye keras, menahan jutaan orang Uighur dan etnis Turkik lainnya dengan berbagai alasan di kamp-kamp konsentrasi. Mereka dipaksa untuk meninggalkan iman dan identitas budaya mereka serta menerima indoktrinasi politik.
Laporan dari media internasional dan kesaksian para korban telah mendokumentasikan manipulasi, penyiksaan, pelecehan seksual, dan bentuk eksploitasi lainnya yang dirancang untuk menghancurkan tahanan secara fisik dan mental.
Otoritas China juga telah menerapkan tindakan pengendalian kelahiran dan sterilisasi paksa pada wanita Uighur untuk mengekang pertumbuhan populasi Uighur.
"Banyak pemuda Uighur telah dipindahkan ke provinsi-provinsi Tiongkok untuk bekerja sebagai pekerja paksa di pabrik-pabrik," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :