Politikus Gerindra Ini Siap Bantu Tengahi Luhut dan Said Didu
Jum'at, 01 Mei 2020 - 22:01 WIB
loading...
Mantan Sekretaris BUMN Said Didu dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh tim kuasa hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Sekretaris BUMN Said Didu dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh tim kuasa hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan atas video berisi kritikan yang sempat viral beberapa waktu lalu. Rencananya, kepolisian akan memeriksa Said Didu sebagai saksi pada Senin (4/5/2020) pagi.
Polemik itu mendapat tanggapan dari anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman. Ia pun sudah berulang kali menyarankan agar pihak Luhut tidak membawa persoalan itu sampai ke ranah hukum.
"Dari awal saya berharap Pak Luhut bisa memberi bantahan jika ada pernyataan Said Didu yang dinilai tidak pas. Nantinya, masyarakat sendiri yang akan menilai mana benar dan salah," kata Habiburokhman kepada SINDOnews, Jumat (1/5/2020).
(Baca juga: Penjelasan Kuasa Hukum Luhut Terkait Pelaporan Said Didu ke Polisi)
Melihat dari kritikan lewat unggahan video Said Didu, hal itu tidak bermaksud untuk menyerang Luhut secara pribadi. Menurut dia, pernyataan Said itu lebih pada mengkritik pemerintah yang terlalu condong menyelamatkan ekonomi atau orientasi bisnis ketimbang rakyat di masa pandemi virus corona.
Polemik itu mendapat tanggapan dari anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Gerindra, Habiburokhman. Ia pun sudah berulang kali menyarankan agar pihak Luhut tidak membawa persoalan itu sampai ke ranah hukum.
"Dari awal saya berharap Pak Luhut bisa memberi bantahan jika ada pernyataan Said Didu yang dinilai tidak pas. Nantinya, masyarakat sendiri yang akan menilai mana benar dan salah," kata Habiburokhman kepada SINDOnews, Jumat (1/5/2020).
(Baca juga: Penjelasan Kuasa Hukum Luhut Terkait Pelaporan Said Didu ke Polisi)
Melihat dari kritikan lewat unggahan video Said Didu, hal itu tidak bermaksud untuk menyerang Luhut secara pribadi. Menurut dia, pernyataan Said itu lebih pada mengkritik pemerintah yang terlalu condong menyelamatkan ekonomi atau orientasi bisnis ketimbang rakyat di masa pandemi virus corona.
Lihat Juga :