KKJ Laporkan Kasus Pembakaran Rumah Jurnalis Tribrata TV ke KSP
Rabu, 17 Juli 2024 - 13:48 WIB
loading...
Sekjen AJI Bayu Wardana memberikan keterangan kepada media usai melaporkan kasus pembakaran rumah jurnalis Sumut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/7/2024). FOTO/MPI/RAKA DWI NOVIANTO
A
A
A
JAKARTA - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) melaporkan kasus pembakaran rumah jurnalis Tribata TV, Rico Sampurna Pasaribu ke Kantor Staf Presiden (KSP), Rabu (17/7/2024). Pelaporan dilakukan agar KSP turut mengawal kasus pembakaran rumah yang menewaskan Rico dan keluarganya tersebut.
"Kami tadi membawa kasus terbunuhnya wartawan di Sumatera Utara, Rico Sempurna yang tewas bersama tiga anggota keluarga yang lain. Kami membawa kasus ini ke KSP karena kami ingin KSP mengawal proses penyidikan ini dengan dengan baik," kata Sekjen AJI Bayu Wardana di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Bayu menilai kasus pembakaran rumah jurnalis Tribrata TV terindikasi 'masuk angin'. Karena itu, KSP dan pihak lainnya diharapkan dapat memantau kasus tersebut.
Baca juga: Anggota TNI Diduga Terlibat Pembakaran, Puspomad Tindak Lanjuti Laporan Keluarga Rico
"Masuk anginnya begini, jadi almarhum Rico Sempurna ini kan beberapa.. di akhir Juni itu dia menulis tentang praktik judi yang dia sebut langsung bahwa itu dibekingin oleh anggota TNI yang ada di dekat situ, dan kemudian indikasinya dari investigasi tim KKJ di Sumatera Utara itu terbunuhnya ini ada kaitannya dengan berita itu," kata Bayu.
"Nah tetapi sampai sekarang sudah tidak pernah dipanggil ini anggota TNI ini, ya tidak pernah diproses penyidikan itu tidak pernah diarahkan ke sana. Bahkan menurut kami secara prematur Pangdam bahkan Panglima mengatakan tidak ada hubungannya, padahal kan proses penyelidikannya masih masih berjalan. Itu kira-kira yang sebenarnya kami merasa ini perlu dikawal," tambahnya.
Bayu mengungkapkan, usai menerima laporan, tim Deputi IV dan V KSP akan melaporkan kepada atasannya.
"Kami tadi membawa kasus terbunuhnya wartawan di Sumatera Utara, Rico Sempurna yang tewas bersama tiga anggota keluarga yang lain. Kami membawa kasus ini ke KSP karena kami ingin KSP mengawal proses penyidikan ini dengan dengan baik," kata Sekjen AJI Bayu Wardana di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Bayu menilai kasus pembakaran rumah jurnalis Tribrata TV terindikasi 'masuk angin'. Karena itu, KSP dan pihak lainnya diharapkan dapat memantau kasus tersebut.
Baca juga: Anggota TNI Diduga Terlibat Pembakaran, Puspomad Tindak Lanjuti Laporan Keluarga Rico
"Masuk anginnya begini, jadi almarhum Rico Sempurna ini kan beberapa.. di akhir Juni itu dia menulis tentang praktik judi yang dia sebut langsung bahwa itu dibekingin oleh anggota TNI yang ada di dekat situ, dan kemudian indikasinya dari investigasi tim KKJ di Sumatera Utara itu terbunuhnya ini ada kaitannya dengan berita itu," kata Bayu.
"Nah tetapi sampai sekarang sudah tidak pernah dipanggil ini anggota TNI ini, ya tidak pernah diproses penyidikan itu tidak pernah diarahkan ke sana. Bahkan menurut kami secara prematur Pangdam bahkan Panglima mengatakan tidak ada hubungannya, padahal kan proses penyelidikannya masih masih berjalan. Itu kira-kira yang sebenarnya kami merasa ini perlu dikawal," tambahnya.
Bayu mengungkapkan, usai menerima laporan, tim Deputi IV dan V KSP akan melaporkan kepada atasannya.
Lihat Juga :