alexametrics

7 Tahun Melangkah Maju

loading...
7 Tahun Melangkah Maju
Di usianya yang ketujuh ini, SINDOnews mengusung tagline 7th Moving Forward. Tema ini diambil untuk memacu para awak SINDOnews terus bergerak maju. Menyajikan berita yang akurat, berkualitas, dan cepat. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Tak terasa, SINDOnews telah berusia 7 tahun. Di usianya yang ketujuh ini, SINDOnews mengusung tagline 7th Moving Forward. Tema ini diambil untuk memacu para awak SINDOnews terus bergerak maju ke arah yang lebih baik. Menyajikan berita yang akurat, berkualitas, dan cepat.

Menyongsong peringatan ulang tahun, 4 Juli nanti, SINDOnews akan menyapa masyarakat dengan cara yang unik. Enam mobil mewah, yakni Jaguar, Mercedes, BMW, Lexus, Audi, dan Alphard akan keliling sejumlah titik di Ibu Kota.

Selama tiga hari, mulai 25-27 Juli, mobil-mobil ini akan bergerak membelah keramaian Jakarta. Tujuannya mengedukasi masyarakat tentang berita yang benar, bukan hoaks. Juga mengkonsumsi berita yang jelas sumbernya dan bisa dipertanggungjawabkan.



“Kita ingin SINDOnews kian dikenal dan masyarakat kian memiliki SINDOnews,” kata Pemimpin Redaksi KORAN SINDO dan SINDOnews, Djaka Susila, Selasa (25/6/2019).

Menandai ulang tahunnya yang ketujuh ini, SINDOnews akan meluncurkan kanal baru yakni Gen SINDO, SINDOnews Sumut, SINDOnews Sumsel, Kanal Infografis, dan Kanal Multimedia. Pengembangan kanal ini tentu saja cukup menggembirakan.

Dilahirkan pada 4 Juli 2012, SINDOnews berkembang awalnya hanya menyajikan tiga kanal. Kini sudah menjadi 10 kanal.

Jika ditambahkan 5 kanal baru tersebut, maka menjadi 16 kanal. Saat ini SINDOnews telah memiliki 4 kanal daerah yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, dan Makassar. “Total tahun ini kita target ada 15 kanal daerah yang kita buka,” ujar Djaka. Ke depan, SINDOnews akan menambah konten-konten baru.

Posisinya yang sudah berhasil nangkring di urutan ketiga Alexa untuk news portal di Indonesia membuat awak SINDOnews kian bersemangat menyajikan berita-berita menarik dan menambah pengetahuan. Tentunya juga berita yang akurat, bukan hoaks.

Menurut Djaka, era digital membuat informasi berseliweran dengan sangat banyak dan cepat. Entah benar atau bohong, informasi yang tersebar lewat media sosial maupun portal ‘dimakan’ masyarakat.

Di situlah SINDOnews ingin tetap menjaga berita yang ditampilkan selalu akurat dan tanpa hoaks. “Saya istilahkan saat ini ada inflasi informasi. Kami di SINDOnews ingin menyaring banyaknya informasi itu dan menampilkan berita yang sudah terverifikasi kebenarannya,” tandasnya.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak