Pengacara Keluarga Terpidana Kasus Vina Ingin Ketua RT Pasren Jujur

Selasa, 02 Juli 2024 - 22:21 WIB
loading...
Pengacara Keluarga Terpidana...
Pengacara keluarga terpidana, Roely Panggabean dalam Dialog Rakyat Bersuara Pertaruhan Kasus Vina di iNewsTV, Selasa (2/7/2024) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Keluarga dari lima terpidana pada kasus Vina Cirebon meminta agar Ketua RT, Abdul Pasren jujur tentang kejadian pembunuhan pada 27 Agustus 2016. Ketua RT disebut-sebut mengetahui kasus yang membuat geger itu.

Awalnya lima terdakwa yaitu Eko, Hadi, Jaya, Supriyanto, dan Eka Sandi mengatakan pada saat kejadian pembunuhan mengaku menginap di rumah Abdul Pasren. Namun, Abdul Pasren memberi keterangan jika 5 terdakwa tidak tidur di rumahnya saat tanggal kejadian.

Pengacara keluarga terpidana, Roely Panggabean mengatakan, para keluarga terpidana pada tahun 2016 telah meminta RT Pasren untuk jujur mengenai hal ini.



"Jadi keluarga terpidana ini pada waktu itu bersepakat untuk datang ke rumah Pak RT, waktu itu 2016. Apa maksud kedatangannya? Jadi mereka datang ini datang, ke Pak RT ini untuk mengingatkan Pak RT bahwa, Pak… Bapak ngomonglah yang sejujurnya. Kan yang lain juga ngomong bahwa anak-anak ini, maksudnya terpidana dan saksi, mereka ini kan tidur di rumah Bapak gitu loh," kata Roely dalam dialog Rakyat Bersuara “Pertaruhan Kasus Vina”, Selasa (2/7/2024) malam.

Roely, pengacara yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) pun membeberkan fakta bahwa pada tanggal kejadian yakni 27 Agustus 2016 pukul 22.00 WIB, para terpidana sudah masuk ke rumah RT Pasren.

"Pada waktu kejadian mereka tidak melakukan apa yang ditudingkan, tapi tidur-tiduran di rumah Pak RT sampai pagi. 27 Agustus jam 10 malam, udah masuk ke tempatnya Pak RT kejadian kan kurang lebih sekitar jam 10," kata Roely.

Baca juga: Terungkap, Ini Tampang Ketua RT Pasren Saksi Kunci yang Menghilang di Kasus Vina Cirebon

Roely menyayangkan kesaksian dari RT Pasren yang menyangkal bahwa kelima terpidana tidak berada di tempatnya. "Dalam kesaksiannya dibawah sumpah, dia bilang bahwa anak-anak itu tidak di situ katanya. Ini 5 terpidana ya. Jadi ada di rumah Pak RT sesungguhnya yang kemudian Pak RT tidak menyampaikan, menyangkal," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Dalang Pembunuhan Kacab...
Dalang Pembunuhan Kacab Bank Menolak Jadi Saksi di Pengadilan Militer
Terungkap, Lakban yang...
Terungkap, Lakban yang Melilit Diplomat Kemlu Arya Daru Dimulai dari Kepala
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Rekomendasi
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved