Terungkap, Lakban yang Melilit Diplomat Kemlu Arya Daru Dimulai dari Kepala

Jum'at, 05 Desember 2025 - 12:26 WIB
loading...
Terungkap, Lakban yang...
Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) Nicholay Aprilindo mengungkap lilitan lakban yang menutupi wajah diplomat muda Kemlu dimulai dari kepala. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) Nicholay Aprilindo mengungkap lilitan lakban yang menutupi wajah diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dimulai dari kepala. Tujuannya, agar korban tidak dapat melihat pelakunya.

“Saya tanya dulu masalah lakban. Lakban ini kalau kita lihat ada bekas sisa di sebelah kiri. Saya tanya ke penyelidik, menurut penyelidik lakban ini dari arah mana ke mana alurnya? Mereka diam,” ujar Nicolay di podcast “To The Po!nt Aja” yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Jumat (5/12/2025).

Nicolay menyebut hal itu penting untuk dapat memastikan lakban tersebut betul-betul penyebab kematian. “Lalu penyelidik bilang dari arah kepala ke leher. Kalau saya lihat, kalau dari arah kepala berarti yang lebih dahulu ditutupkan mata supaya kalau almarhum masih hidup tidak melihat siapa yang melakukan. Baru ke arah hidung dan mulut,” katanya.

Baca juga: Kuasa Hukum Arya Daru Pertanyakan 3 Sidik Jari di Lakban Tidak Teridentifikasi

Nicolay mengaku bertanya ke penyelidik mengenai posisi korban saat dilakban, apakah dalam keadaan berdiri, tidur, atau duduk. “Pertanyaan itu tidak dapat dijawab oleh polisi. Kalau posisi tidur kan berantakan, seprei, bantal, kemudian selimut. Inikan rapi semua,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Rekomendasi
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved