Gowes Ramah Iklim 2024 Diharapkan Inspirasi Publik Aksi Nyata untuk Lingkungan
Sabtu, 29 Juni 2024 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Wamen LHK juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. "Mari kita bersama-sama menunjukkan bahwa kita peduli dan siap untuk beraksi demi menjaga bumi kita. Setiap kayuhan sepeda hari ini, setiap pohon yang kita tanam adalah langkah nyata untuk masa depan yang lebih hijau dan sehat," pungkasnya.
Ketua Umum B2W Indonesia Fahmi Saimima menambahkan, acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pengguna program Cycling Saving Carbon (CSC) yaitu sebuah inisiatif untuk mengajak masyarakat mengurangi jejak karbon melalui bersepeda. Penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berupaya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
"Inisiatif untuk mencoba merekam besaran carbon saved ini bermula dari diskusi para pekerja bersepeda di satu grup percakapan. Rupanya antusiasmenya tinggi. Malah terjadi semacam persaingan untuk mengumpulkan skor atau jumlah potensi emisi karbon yang dicegah," ucap Fahmi.
Dalam situasi dunia menghadapi tantangan yang terkait dengan emisi gas rumah kaca (GRK) dan polusi udara, bersepeda merupakan kegiatan yang dapat dijadikan sebagai salah satu cara menanggulangi kedua ancaman terhadap kehidupan di bumi. "Saat seseorang bersepeda, tidak ada emisi karbon yang dikeluarkan juga polutan. Gas CO2 ini dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, di antaranya oleh kendaraan bermotor,” pungkasnya.
Ketua Umum B2W Indonesia Fahmi Saimima menambahkan, acara ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pengguna program Cycling Saving Carbon (CSC) yaitu sebuah inisiatif untuk mengajak masyarakat mengurangi jejak karbon melalui bersepeda. Penghargaan ini bukan hanya sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berupaya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
"Inisiatif untuk mencoba merekam besaran carbon saved ini bermula dari diskusi para pekerja bersepeda di satu grup percakapan. Rupanya antusiasmenya tinggi. Malah terjadi semacam persaingan untuk mengumpulkan skor atau jumlah potensi emisi karbon yang dicegah," ucap Fahmi.
Dalam situasi dunia menghadapi tantangan yang terkait dengan emisi gas rumah kaca (GRK) dan polusi udara, bersepeda merupakan kegiatan yang dapat dijadikan sebagai salah satu cara menanggulangi kedua ancaman terhadap kehidupan di bumi. "Saat seseorang bersepeda, tidak ada emisi karbon yang dikeluarkan juga polutan. Gas CO2 ini dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, di antaranya oleh kendaraan bermotor,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :