Roy Suryo Anggap Serangan Siber PDN Bencana Besar, Jadi Bom Waktu di Masa Depan
Jum'at, 28 Juni 2024 - 14:29 WIB
loading...
Pakar telematika, Roy Suryo menganggap serangan siber Ransomware Brain Cipher LockBit 3.0 terhadap Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola oleh Kementerian Kominfo sejak Kamis (20/6/2026) merupakan tragedi atau bencana besar. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pakar telematika, Roy Suryo menganggap serangan siber Ransomware Brain Cipher LockBit 3.0 terhadap Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sejak Kamis (20/6/2026) merupakan tragedi atau bencana besar. Data yang telah dicuri bisa saja dibocorkan sewaktu-waktu.
"Kasus ini adalah tragedi alias bencana besar bagi Indonesia, tidak bisa dianggap enteng apalagi dipandang sebelah mata. Data publik yang sekarang dienkripsi tersebut aslinya sudah dicuri dan siap dibocorkan sewaktu-waktu, alias menjadi bom waktu di kemudian hari," ungkap Roy Suryo saat dihubungi MNC Portal, Jumat (28/6/2024).
Serangan ransomware terhadap PDN mengganggu banyak aktivitas institusi pelayanan publik Indonesia. Serangan siber dengan Ransomware LockBit 3.0 ini diawali dengan gangguan di sejumlah layanan publik, salah satunya adalah sistem Imigrasi yang bermasalah di Bandara Soekarno-Hatta dan menyebabkan antrean lama dan panjang.
"Dapat dibayangkan data tersebut meliputi Data Kependudukan, Kesehatan, Keuangan, bahkan Intelijen dan sebagainya seperti data-data BPJS Kesehatan, Kemenhub, KPU, INAFIS, BAIS TNI dan sebagainya yang sudah bocor. Jadi kalau di Raker DPR disebut ada dampak? Ini bukan lagi minor atau major, tetapi sudah kritis,” kata Roy Suryo.
"Kasus ini adalah tragedi alias bencana besar bagi Indonesia, tidak bisa dianggap enteng apalagi dipandang sebelah mata. Data publik yang sekarang dienkripsi tersebut aslinya sudah dicuri dan siap dibocorkan sewaktu-waktu, alias menjadi bom waktu di kemudian hari," ungkap Roy Suryo saat dihubungi MNC Portal, Jumat (28/6/2024).
Serangan ransomware terhadap PDN mengganggu banyak aktivitas institusi pelayanan publik Indonesia. Serangan siber dengan Ransomware LockBit 3.0 ini diawali dengan gangguan di sejumlah layanan publik, salah satunya adalah sistem Imigrasi yang bermasalah di Bandara Soekarno-Hatta dan menyebabkan antrean lama dan panjang.
"Dapat dibayangkan data tersebut meliputi Data Kependudukan, Kesehatan, Keuangan, bahkan Intelijen dan sebagainya seperti data-data BPJS Kesehatan, Kemenhub, KPU, INAFIS, BAIS TNI dan sebagainya yang sudah bocor. Jadi kalau di Raker DPR disebut ada dampak? Ini bukan lagi minor atau major, tetapi sudah kritis,” kata Roy Suryo.
Lihat Juga :