Giatkan Kampanye Resik, KLHK Gandeng Kanada Akhiri Pencemaran Limbah Plastik

Minggu, 23 Juni 2024 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Jess percaya upaya melindungi lingkungan baik di Indonesia maupun Kanada hanya akan berhasil jika kita mengambil pendekatan inklusif yang menekankan keterlibatan dan dialog dengan semua pemangku kepentingan.

Pada acara utama ini, sesi pemberian penghargaan kompetisi Resik juga didukung Diet Plastik Indonesia juga dikonvenasikan. Kompetisi Resik meliputi kompetisi infografis, film pendek, dan desain TikTok/Instagram.

Sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat luas sebagai penggerak perubahan dalam mengakhiri masalah pencemaran plastik, hal ini tentu sejalan dengan tindakan global dalam merumuskan perjanjian global tentang pencemaran plastik.

Resik juga mengorganisir diskusi kelompok fokus dengan berbagai pemangku kepentingan pada April 2024 yang membahas elemen inti penanganan pencemaran plastik dari hulu ke hilir. Terinspirasi oleh kata "Resik" yang berarti "bersih" dalam bahasa Jawa, slogan kampanye ini adalah "Mari Kita Jadikan Indonesia Lebih Resik, Hentikan Pencemaran Plastik!
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Plastik Melonjak,...
Harga Plastik Melonjak, Legislator Minta Pemerintah Lindungi UMKM
Menteri LH Tetapkan...
Menteri LH Tetapkan Status Darurat Sampah Nasional
PBB Puji Upaya Indonesia...
PBB Puji Upaya Indonesia Hadapi Perubahan Iklim di COP30 Brasil
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen Atasi Polusi Plastik
KLHK Apresiasi Pihak...
KLHK Apresiasi Pihak yang Berkomitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Kejagung Bisa Usut Pelanggaran...
Kejagung Bisa Usut Pelanggaran Tambang di Raja Ampat, Asal...
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Berita Terkini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved