Kompolnas Kembali Minta Audit Investigatif Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Kamis, 20 Juni 2024 - 21:29 WIB
loading...
Kompolnas Kembali Minta...
Anggota Kompolnas, Yusuf Warsyim, dalam program talkshow Interupsi di iNews TV yang dipandu jurnalis senior Ariyo Ardi, Kamis (20/6/2024) malam. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Anggota Kompolnas , Yusuf Warsyim memastikan, pihaknya telah meminta untuk dilakukan audit investigatif kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki yang terjadi pada 2016 lalu.

Yusuf juga memastikan, pihaknya telah melakukan pemantauan langsung sejak tanggal 28 Mei lalu. Bahkan, Kompolnas melihat apakah ada kelemahan di dalam penyidikan oleh Kepolisian delapan tahun lalu terhadap kasus ini.

"Kami sendiri kan sudah melakukan pemantauan langsung tanggal 28 Mei. Baru hari ini juga kami sudah langsung lagi memantau langsung kalau 28 Mei itu fokus kami ke penyidikan 8 tahun yang lalu, apakah ada kelemahan-kelemahan," kata Yusuf dalam program talkshow Interupsi di iNews TV yang dipandu jurnalis senior Ariyo Ardi, Kamis (20/6/2024) malam.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Berkas Perkara Pegi Setiawan Lengkap

Yusuf pun mengatakan, pihaknya telah memberikan saran agar dilakukan audit, sehingga penyidikan kasus pembunuhan Vina ini tetap mengedepankan profesionalitas dan akuntabilitas.

"Dari hasil klasifikasi kami, sudah memberikan saran untuk dilakukan audit investigatif atas penyidikan yang lalu, untuk memastikan bagaimana profesionalitas dan akuntabilitasnya," papar Yusuf.

Sementara itu, Yusuf mengatakan, pihaknya juga melakukan penyidikan khususnya terkait Pegi Setiawan alias Pegi Perong yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Persoalan yang kedua yaitu penyidikan terhadap penetapan PS yang telah ditangkap. Kami sendiri hari ini fokus pemantauan di situ, kami menindaklanjuti bagaimana alat bukti yang lalu, bagaimana pemeriksaan sampai perpanjangan di masa tahanan," jelasnya.

"Pada pendalaman langsung kami sudah mendapatkan alat bukti yang sudah didapatkan penyidik, berkas PS sudah dilihat, kemudian termasuk sebutan 'perong' itu. Berdasarkan alat bukti yang dikumpulkan hingga hari ini memang iya terlihat ada bukti yang mengarah ke sana. Kami hari ini mendalami bukti yang diberikan oleh penyidik. Salah satunya terkait sebutan Perong alias Pegi, memang terlihat di situ," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Rekomendasi
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved