alexametrics

DPR Minta Petugas Jaga Kualitas Pelayanan Haji

loading...
DPR Minta Petugas Jaga Kualitas Pelayanan Haji
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Syadzily usai memberikan pembekalan petugas haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (25/4/2019). Foto/SINDOnews/Abdul Malik Mubarok
A+ A-
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Syadzily meminta petugas haji meluruskan niat dan memperteguh komitmennya untuk memberikan pelayananan terbaik kepada jamaah haji. Sebab, sukses tidaknya penyelenggaraan ibadah haji berada di atas pundak petugas haji.

Menurut Ace, petugas haji adalah orang-orang yang mendapatkan anugerah dari Allah SWT. Dari jutaan masyarakat Indonesia yang menunggu antrean haji, yang saat ini rata-rata 18 tahun, mereka terpilih untuk berangkat ke Tanah Suci.

"Karena itu, anugerah yang diberikan Allah kepada petugas haji digunakan sebaik-baiknya untuk melayani tamu-tamu Allah di Baitullah," ujar Ace saat memberikan pembekalan petugas haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (25/4/2019) malam.



Diakuinya, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini cukup berat. Sebab, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tetap seperti tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp35.235.602, tapi di sisi lain pelayanan dan fasilitas tidak boleh menurun.

"Maka jawabannya, di atas pundak petugas haji sukses atau tidak penyelenggaraan haji," kata Ketua Panja BPIH DPR RI ini.

Ace memberikan catatan penting agar pelayanan haji meningkat. Pertama, petugas harus mengutamakan jamaah haji lanjut usia. Sebab, sebagian besar jamaah haji Indonesia adalah lansia.

Kedua, menjaga citra Indonesia di Arab Saudi. Jamaah dan petugas haji harus menunjukkan bahwa Indonesia adalah Islam yang tertib, Islam yang santun, yang manasik hajinya sesuai syariat agama.

Ketiga, Komisi VIII mendorong supaya tidak ada jamaah haji terlantar dan tidak terlayani. "Tidak boleh ada lagi jamaah kesasar dan tidak pulang-pulang ke pemondokan. Petugas harus tahu medan tugas," katanya.

Keempat, DPR ingin kualitas pelayanan, pemondokan, dan katering haji tetap terjaga meski anggaran tidak naik. "Kalau pelayanan petugas haji jelek maka akan mempengaruhi tingkat kepuasan jamaah haji," ucapnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak