Catatan Satu Tahun BP3OKP

Rabu, 05 Juni 2024 - 11:47 WIB
loading...
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Pietrus Waine - Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Perwakilan Papua Tengah. Foto/Dok Pribadi
A A A
Pietrus Waine
Anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus PapuaPerwakilan Papua Tengah

Praktis sudah satu tahun Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) bekerja. Setelah resmi dilantik oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin pada 29 Mei 2023 lalu, Badan ini telah melakukan konsolidasi organisasi dan perangkat kerja sesuai Peraturan Presiden RI nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) Tahun 2022–2041.

Konsolidasi berlangsung tidak mudah karena dalam waktu bersamaan berlangsung pembentukan pemerintahan di empat Daerah Otonomi Baru Papua, yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Barat Daya. Konsolidasi organisasi dan administrasi baik di tingkat pusat maupun daerah berjalan hingga kini.

Tugas BP3OKP secara garis besar adalah melaksanakan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi dan koordinasi dan pengawasan percepatan pembangunan Otsus Papua. Sehingga sesuai Peraturan Presiden, fungsi Badan ini harus dilibatkan secara aktif dan konkret dalam memberikan pertimbangan arahan kebijakan umum, rekomendasi penyelesaian permasalahan-permasalahan strategis pembangunan Otsus Papua. Termasuk dalam isu-isu keamanan dan separatisme. Pelibatan harus berlangsung secara paralel dan simultan baik di tingkat pusat (dengan kementerian dan lembaga negara) maupun di tingkat daerah (pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota).

Tata kelola model ini dimaksudkan agar Otonomi Khusus Papua jilid 2 tidak bernasib buruk seperti sebelumnya. Kesejahteraan dan kemaslahatan Orang Asli Papua yang adil dan merata jadi tujuan bersama. Tidak boleh lagi ada proyek-proyek tumpang tindih serta penyimpangan berulang baik di tingkat kementerian, provinsi maupun kabupaten kota. BP3OKP hadir berdasarkan Pasal 68 A UU Nomor 2 Tahun 2021 susunan Badan Khusus (BP3OKP, MRP, DPRP). Mulai tahap perencanaan sampai evaluasi melakukan sinkroninsasi, harmonisasi, evaluasi, komunikasi (kolaborasi) proses percepatan pembangunan Papua terwujud.

Penyimpangan penyimpangan masih banyak terjadi akibat pengawasan yang lemah (atau sengaja dibuat lemah) dan permainan pejabat daerah sendiri.
Kami mendapat laporan adanya potensi pajak bahan bakar kendaraan bermotor di Papua tahun anggaran 2013-2019 senilai Rp 1,3 triliun yang tidak masuk kas daerah. Hingga kini belum ada tindak lanjut atas temuan ini. Korupsi masih menjadi virus yang berbahaya bagi Otsus Papua.

Kasus-kasus di atas menunjukkan bahwa sektor pengawasan pembangunan di Papua masih lemah. Setidaknya terjadi pada inspektorat masing-masing kementerian/lembaga negara dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Rekomendasi
The Man in the Chef...
The Man in the Chef Whites, Microdrama V+Short tentang Chef, Cinta, dan Pengkhianatan
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Berita Terkini
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Cetak Kades Berkualitas,...
Cetak Kades Berkualitas, Kemendagri Gelar Program Kepala Desa Masuk Kampus
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Etik Suryani dan Kepala Dinas PU, Sejumlah Dokumen Disita
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved