Mahfud MD Kritik Tapera: Hitungan Matematisnya Tak Masuk Akal
Jum'at, 31 Mei 2024 - 10:08 WIB
loading...
Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengkritik kebijakan pemotongan gaji karyawan swasta sebesar 3% untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengkritik kebijakan pemotongan gaji karyawan swasta sebesar 3% untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) . Secara matematis hitungan pemotongan gaji karyawan swasta untuk Tapera tidak masuk akal.
"Pemerintah perlu betul-betul mempertimbangkan suara publik tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kalau tidak ada kebijakan jaminan betul-betul akan mendapat rumah dari pemerintah bagi penabung, maka hitungan matematisnya memang tidak masuk akal," ujar Mahfud lewat Twitter atau X, Jumat (31/5/2024).
Baca juga: JK Ingatkan Pengelolaan Tapera Harus Transparan
Misalnya, orang yang mendapat gaji Rp5 juta per bulan kalau menabung 30 tahun dengan potongan sekitar 3% per bulan hanya berjumlah Rp100 juta.
"Untuk sekarang pun Rp100 juta tak akan dapat rumah apalagi 30 tahun mendatang ditambah bunganya sekali pun,” katanya.
"Pemerintah perlu betul-betul mempertimbangkan suara publik tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Kalau tidak ada kebijakan jaminan betul-betul akan mendapat rumah dari pemerintah bagi penabung, maka hitungan matematisnya memang tidak masuk akal," ujar Mahfud lewat Twitter atau X, Jumat (31/5/2024).
Baca juga: JK Ingatkan Pengelolaan Tapera Harus Transparan
Misalnya, orang yang mendapat gaji Rp5 juta per bulan kalau menabung 30 tahun dengan potongan sekitar 3% per bulan hanya berjumlah Rp100 juta.
"Untuk sekarang pun Rp100 juta tak akan dapat rumah apalagi 30 tahun mendatang ditambah bunganya sekali pun,” katanya.
Lihat Juga :