Pilkada.AI, Platform Kampanye Solusi Calon Kepala Daerah Tingkatkan Peluang Kemenangan
Rabu, 29 Mei 2024 - 14:56 WIB
loading...
Pilkada.AI memperkenalkan platform berbasis teknologi generative artificial intelligence (AI) dan big data dalam upaya mendukung calon kepala daerah pada Pemilu yang semakin kompleks. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya mendukung para calon kepala daerah pada Pemilu yang semakin kompleks, Pilkada.AI memperkenalkan platform berbasis teknologi generative artificial intelligence (AI) dan big data. Platform ini dirancang untuk mengoptimalkan efektivitas melalui analisis data politik yang akurat dan menyediakan strategi pemenangan efisien hingga level TPS.
Platform Pilkada.AI menyediakan serangkaian fitur inovatif, termasuk peta politik dan navigasi yang dirancang untuk microtargeting di tingkat kecamatan dan nanotargeting di TPS prioritas.
Ini memungkinkan calon kepala daerah untuk menerapkan strategi kampanye yang tepat sasaran dan menghemat biaya secara signifikan.
Baca juga: Menkumham Sebut Kejahatan Artificial Intelligence Sudah Mengkhawatirkan
Salah satu fitur unggulannya yakni aplikasi tim sukses yang dilengkapi survei pushpoll, geo-tagging, dan teknologi antifake GPS, yang dirancang untuk mengamankan sekaligus memaksimalkan efisiensi penggunaan dana kampanye.
“Di era modern ini, kampanye pilkada tidak hanya sekadar mengandalkan popularitas, rekam jejak, kredibilitas, atau program yang diusung, tetapi juga harus didukung pemahaman mendalam tentang dinamika konstituen lokal. Platform ini tidak hanya mampu mengidentifikasi wilayah prioritas bahkan dapat juga memahami elektabilitas calon kepala daerah juga kompetitor,” ujar CEO Pilkada.AI Nadia Shabilla.
Pilkada.AI juga menggunakan dan didukung teknologi, Large Language Model (LLM), machine learning, dan Generative AI terkini. Teknologi ini memungkinkan Pilkada.AI mengolah jutaan data menjadi strategi yang personal dan nanotargeting bagi para calon kepala daerah.
Platform Pilkada.AI menyediakan serangkaian fitur inovatif, termasuk peta politik dan navigasi yang dirancang untuk microtargeting di tingkat kecamatan dan nanotargeting di TPS prioritas.
Ini memungkinkan calon kepala daerah untuk menerapkan strategi kampanye yang tepat sasaran dan menghemat biaya secara signifikan.
Baca juga: Menkumham Sebut Kejahatan Artificial Intelligence Sudah Mengkhawatirkan
Salah satu fitur unggulannya yakni aplikasi tim sukses yang dilengkapi survei pushpoll, geo-tagging, dan teknologi antifake GPS, yang dirancang untuk mengamankan sekaligus memaksimalkan efisiensi penggunaan dana kampanye.
“Di era modern ini, kampanye pilkada tidak hanya sekadar mengandalkan popularitas, rekam jejak, kredibilitas, atau program yang diusung, tetapi juga harus didukung pemahaman mendalam tentang dinamika konstituen lokal. Platform ini tidak hanya mampu mengidentifikasi wilayah prioritas bahkan dapat juga memahami elektabilitas calon kepala daerah juga kompetitor,” ujar CEO Pilkada.AI Nadia Shabilla.
Pilkada.AI juga menggunakan dan didukung teknologi, Large Language Model (LLM), machine learning, dan Generative AI terkini. Teknologi ini memungkinkan Pilkada.AI mengolah jutaan data menjadi strategi yang personal dan nanotargeting bagi para calon kepala daerah.
Lihat Juga :