Bantuan Rp300 Juta Disalurkan untuk Korban Gempa Bawean
Rabu, 22 Mei 2024 - 17:15 WIB
loading...
Bantuan kemanusian sebesar Rp300 juta disalurkan Danone Indonesia melalui Lazisnu. Bantuan ditunjukan untuk korban gempa Bawean, Gresik. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Bantuan kemanusian sebesar Rp300 juta disalurkan Danone Indonesia melalui Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah NU atau Lazisnu. Bantuan ditujukan untuk membangun kembali fasilitas publik yang hancur akibat bencana gempa yang terjadi di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur pada 12 Mei 2024.
Donasi diserahkan langsung oleh Head of Danone Government and External Scientific Affairs, Rahmat Hidayat kepada Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU, Qohari Cholil di Aula Lantai 1 Gedung PBNU, Jakarta Pusat pada 13 Mei 2024 lalu. Turut mendampingi di antaranya Ketua PBNU Choirul Sholeh Rasyid dan Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana Alam dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Halik Rumkel.
Choirul Sholeh Rasyid menyampaikan rasa syukur atas donasi tersebut. Menurutnya, bantuan akan dialokasikan untuk kegiatan hunian sementara bagi warga terdampak gempa di Bawean. Ia menjelaskan, Lazisnu berencana mendirikan 500 unit hunian sementara untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan tempat tinggal setelah terdampak bencana. Saat ini, 70 unit telah berhasil dibangun, masih diperlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan tersisa.
"Alhamdulillah, hari ini PBNU yang disampaikan kepada Lazisnu menerima bantuan sejumlah Rp300 juta dan bantuan tersebut akan dialokasikan untuk bencana alam gempa di Bawean, Gresik, Jawa Timur. Kami sudah membuat perencanaan mereka mendirikan huntara 500 unit. Lazisnu sudah membangun 70 unit masih ada kekurangan 430 unit. Kami terus berusaha bersama donatur lainnya untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami musibah gempa," ujar Kiai Choirul.
Sementara, Qohari Cholil mengatakan, Danone telah kesekian kalinya mempercayakan aksi kemanusiaannya melalui Lazisnu. Sebelumnya, juga mengamanahkan bantuan untuk Palestina.
Dia menambahkan Lazisnu akan bekerja sama dengan LPBI PBNU dalam melakukan pendistribusian bantuan di lapangan. Selain itu, akan mengirimkan bantuan lain seperti bahan makanan siap saji dan tenaga psikososial untuk membantu proses pemulihan psikologis para korban.
"Sebanyak 500 huntara yang memang nanti dibutuhkan oleh masyarakat Bawean untuk hunian sementara. Jadi, recovery, tapi sementara karena memang masih labil di sana. Ini (huntara) diperlukan oleh penyintas karena kondisinya masih labil dan masyarakat perlu berteduh dari hujan dan terik matahari. InsyaAllah dengan bantuan ini akan kita wujudkan hunian sementara," katanya.
Donasi diserahkan langsung oleh Head of Danone Government and External Scientific Affairs, Rahmat Hidayat kepada Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu PBNU, Qohari Cholil di Aula Lantai 1 Gedung PBNU, Jakarta Pusat pada 13 Mei 2024 lalu. Turut mendampingi di antaranya Ketua PBNU Choirul Sholeh Rasyid dan Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana Alam dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Halik Rumkel.
Choirul Sholeh Rasyid menyampaikan rasa syukur atas donasi tersebut. Menurutnya, bantuan akan dialokasikan untuk kegiatan hunian sementara bagi warga terdampak gempa di Bawean. Ia menjelaskan, Lazisnu berencana mendirikan 500 unit hunian sementara untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan tempat tinggal setelah terdampak bencana. Saat ini, 70 unit telah berhasil dibangun, masih diperlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan tersisa.
"Alhamdulillah, hari ini PBNU yang disampaikan kepada Lazisnu menerima bantuan sejumlah Rp300 juta dan bantuan tersebut akan dialokasikan untuk bencana alam gempa di Bawean, Gresik, Jawa Timur. Kami sudah membuat perencanaan mereka mendirikan huntara 500 unit. Lazisnu sudah membangun 70 unit masih ada kekurangan 430 unit. Kami terus berusaha bersama donatur lainnya untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami musibah gempa," ujar Kiai Choirul.
Sementara, Qohari Cholil mengatakan, Danone telah kesekian kalinya mempercayakan aksi kemanusiaannya melalui Lazisnu. Sebelumnya, juga mengamanahkan bantuan untuk Palestina.
Dia menambahkan Lazisnu akan bekerja sama dengan LPBI PBNU dalam melakukan pendistribusian bantuan di lapangan. Selain itu, akan mengirimkan bantuan lain seperti bahan makanan siap saji dan tenaga psikososial untuk membantu proses pemulihan psikologis para korban.
"Sebanyak 500 huntara yang memang nanti dibutuhkan oleh masyarakat Bawean untuk hunian sementara. Jadi, recovery, tapi sementara karena memang masih labil di sana. Ini (huntara) diperlukan oleh penyintas karena kondisinya masih labil dan masyarakat perlu berteduh dari hujan dan terik matahari. InsyaAllah dengan bantuan ini akan kita wujudkan hunian sementara," katanya.
Lihat Juga :