alexametrics

Pesan Jokowi untuk Gubernur Baru Riau: Jangan Lagi Ada Kebakaran Hutan

loading...
Pesan Jokowi untuk Gubernur Baru Riau: Jangan Lagi Ada Kebakaran Hutan
Presiden Jokowi menyalami Syamsuar yang baru dilantik menjadi Gubenur Riau, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/12/2019). Foto/Setkab
A+ A-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Syamsuar dan Edy Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur baru Riau, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/2/2019) pagi.

Seusai melantik, Jokowi menyampaikan pesan khusus kepada keduanya.“Kita ingin menjaga muruwah negeri ini agar di masa yang akan datang tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan yang sangat-sangat memengaruhi, terutama terjadinya asap yang mengganggu baik anak-anak sekolah dan juga kehidupan kita semua, dan tentunya juga berkaitan dengan penerbangan. Kita harapkan ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” tutur Gubernur Riau, Syamsuar mengungkapkan pesan Jokowi, seperti dikutip dari setkab.go.id.
Syamsuar menegaskan, Presiden memiliki perhatian sangat besar terhadap kebakaran hutan dan lahan, khususnya Riau yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Menyikapi pesan tersebut, Syamsuar menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan apalagi menghadapi musim kering.



Doa akan turun ke semua kabupaten/kota bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar nanti masyarakat lebih dini mengetahui cara menghadapi kekeringan.

“Yang kita khawatirkan kan terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Syamsuar.

Mengenai status kebakaran hutan dan lahan itu, Syamsuar akan mengambil langkah cepat.“Selesai dilantik nanti kita akan buat itu karena dengan adanya begitulah kita bisa memanfaatkan anggaran sekaligus juga bertindak cepat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan,” tuturnya.
(dam)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak