Soal Karhutla, Jokowi: Jangan Sampai Kita Malu di ASEAN

Senin, 22 Februari 2021 - 19:19 WIB
loading...
Soal Karhutla, Jokowi:...
Presiden Jokowi memperingatkan jangan sampai Indonesia malu dihadapan negara-negara lain akibat kebakaran hutan dan lahan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan agar jangan sampai Indonesia malu jika kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi. Pasalnya sudah beberapa tahun terakhir ini di pertemuan negara-negara ASEAN keluhan soal asap dampak karhutla sudah tak ada.

“Jangan sampai kita ini malu, di ASEAN Summit pertemuan negara-negara ASEAN ada satu dua tiga negara yang membicarakan lagi mengenai ini. Dalam lima tahun ini sudah nggak ada. Jangan sampai dibuat ada lagi. Saya titip itu. Malu kita. Dipikir kita engga bisa menyelesaikan masalah ini. Bisa,” katanya dalam Rakornas Pengendalian Karhutla Tahun 2021 di Istana Negara, Senin (22/2/2021). Baca juga: Gagal Tangani Karhutla, Jokowi: Aturannya Masih Sama Dicopot

Pada kesempatan itu Jokowi berbagi pengalamannya saat terjadi karhutla yang meluas di 2015. Dia mengaku untuk menuju Pekanbaru Riau harus mendarat di Padang yang kemudian harus menempuh jalur darat selama 8 jam. “Saya juga ingat di 2015 waktu saya akan ke Pulang Pisau itu di Kalimantan Tengah saya turun di Kalimantan Selatan di Banjarmasin lewat darat. Seingat saya berapa, 4 jam. Ini jangan sampai kejadian lagi,” ungkapnya. Baca juga: Terjadi 137 Karhutla di Awal 2021, Jokowi Ingatkan Kepala Daerah

Jokowi juga meminta agar penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi. Dia meminta agar Kapolri melakukan apa yang sudah dijalankan sebelumnya. “Penegakan hukum yang tegas kepada siapapun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan baik itu di konsesi milik perusahaan maupun di masyarakat. Tapi ini semuanya sudah tahu. Sehingga betul-betul ada efek jera. Terapkan sanksi yang tegas bagi pembakar hutan dan lahan baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana,” pungkasnya. Dita angga
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Rekomendasi
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Berita Terkini
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Infografis
Profil Prof Soenardi...
Profil Prof Soenardi Prawirohatmodjo, Namanya Ada di Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved