Fraksi PAN Ingatkan Calon Incumbent Tak Bahayakan Masyarakat Demi Pilkada

Rabu, 19 Agustus 2020 - 11:01 WIB
loading...
Fraksi PAN Ingatkan...
Plh Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay menyayangkan adanya dugaan manipulasi data sejumlah calon kepala daerah incumbent agar daerahnya masuk zona hijau sebagai upaya pencitraan dalam Pilkada 2020. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pelaksana Harian (Plh) Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay menyayangkan adanya dugaan manipulasi data sejumlah calon kepala daerah incumbent agar daerahnya masuk zona hijau sebagai upaya pencitraan dalam Pilkada 2020 . Terlebih, itu dilakukan dengan mengurangi jumlah tes COVID-19 yang justru bisa membahayakan masyarakat.

Menurutnya, perlu pengawasan ketat Komite Penanganan COVID-19 terhadap kinerja pemerintah daerah (pemda) dalam penanganan COVID-19. Khususnya, memastikan bahwa tes COVID-19 baik rapid test maupun swab test tetap dilakukan masif. (Baca juga: Akun Twitter Din Syamsuddin Dibajak, Fadli Zon: Rusak Demokrasi)

“Pertama gini, kita meminta pemerintah dalam hal ini Komite Penanganan COVID-19 yang terdiri atas Satgas Penanganan COVID-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional untuk sungguh-sungguh memantau penyebaran COVID-19 di daerah-daerah, dan bagaimana agar melakukan rapid test dan swab test yang masif di daerah-daerah,” ujar Saleh saat dihubungi SINDO Media, Rabu (19/8/2020).

Saleh menjelaskan dengan melakukan tes secara masif bisa mengetahui secara detail penyebaran COVID-19 di suatu daerah. Untuk itu, tidak boleh ada kepala daerah yang mencoba memanipulasi data-data terkait COVID-19 ini. Karena, COVID-19 ini luar biasa sangat berbahaya dan bisa tidak terlihat gejalanya.

“Karena kita tidak mengetahui keberadaannya karena tidak ketahuan, apalagi banyak yang terpapar virus ini yang tidak memiliki gejala atau OTG (orang tanpa gejala),” terang Anggota Komisi IX DPR ini.

Selain itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini berharap ada kerja sama yang kooperatif dari seluruh kepala daerah di seluruh Indonesia. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama dari pada kepentingan pribadi di pilkada. (Baca juga: Akun Twitter Din Syamsuddin Dibajak, Isinya Penuh Kata-kata Provokati f)

“Jadi, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi karena, keselamatan masyarakat kita merupakan fondasi awal mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” pungkas Saleh.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Sarwendah Hadiri Sidang...
Sarwendah Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Ungkap Tekad Selalu Menjaga dan Membahagiakan Anak
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
Berita Terkini
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved