Saksi Ungkap Pernah Dimintai Stafsus SYL 13.000 Paket Sembako

Senin, 13 Mei 2024 - 15:37 WIB
loading...
Saksi Ungkap Pernah...
Saksi memberikan keterangan di persidangan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/5/2024). FOTO/MPI/NUR KHABIBI
A A A
JAKARTA - Kabag Umum Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Sukim Supandi mengungkapkan pernah dimintai sejumlah uang oleh Staf Khusus (Stafsus) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Joice Triatman. Menurutnya, uang tersebut digunakan untuk keperluan membeli 13.000 paket sembako. Namun, Sukim tidak mengetahui peruntukan ribuan paket sembako yang dimaksud.

Hal itu disampaikan Sukim ketika menjadi saksi di sidang dugaan pemerasan dan gratifikasi dengab terdakwa SYL dan dua anak buahnya. Awalnya, Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh menanyakan perihal adanya permintaan kepada saksi pada 2023.

"Apalagi permintaan ke saudara? Waktu saudara menjadi Kepala Biro 2023?" tanya hakim di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/5/2024).

"Terkait permintaan Bu Joice, melalui Pak Kasdi," jawab saksi.

"Ibu Joice ini siapa?" tanya hakim.

"Staf Khusus Menteri bidang Kelembagaan," jawab saksi.

Hakim kemudian menanyakan saksi perihal latar belakang Stafsus Menteri tersebut. Saksi menduga yang bersangkutan stafsus dengan background partai politik, yakni Partai NasDem. Terkait permintaan tersebut, Sukim mengaku mendapat arahan dari Sekjen Kementan saat itu, Kasdi Subagyono.

"Koordinasi dengan Bu Joice terkait diminta untuk menyiapkan sembako," kata saksi.

Hakim Rianto kemudian meminta saksi menyebutkan jumlah uang yang diminta untuk menyiapkan sembako tersebut. Namun, Sukim malah menyebutkan dirinya diperintahkan untuk menyiapkan 13.000 paket sembako yang per paket harganya lebih dari Rp100.000. "Sembako berapa banyak kalau dirupiahkan?" tanya Hakim.

"Saat itu, jumlahnya 13.000 Yang Mulia x Rp150 (ribu) Yang Mulia," jawab saksi.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi permintaan tersebut, uang dikumpulkan dari pejabat Eselon I.

Hakim Rianto pun kembali mencecar saksi soal jumlah uang yang disiapkan untuk memenuhi 13.000 paket tersebut. "Berapa jumlahnya kalau rupiah?" tanya Hakim.

"Sekitar Rp1,95 sekian," jawab saksi.

"Rp1,5 miliar?" timpal hakim memastikan.

"Kurang lebih Rp2 miliar lah," jawab saksi.

"Jadi Rp2 miliar bukan saudara yang kumpul?" tanya hakim lagi.

"Bukan Yang Mulia, jadi Eselon I bayar masing-masing," jawab saksi.

Dalam sidang tersebut, SYL duduk sebagai terdakwa bersama dua anak buahnya, yakni Sekjen Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Kementan, Muhammad Hatta. Dalam surat dakwaan, diduga SYL menerima gratifikasi senilai Rp44,5 miliar. Jumlah tersebut didapatkan dari 'patungan' pejabat eselon I dan 20 persen dari anggaran di masing-masing Sekretariat, Direktorat, dan Badan pada Kementan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Suap, Ini Kata Purbaya
Rekomendasi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved