14 Rektor PTN Kunjungi Kawasan IMIP, Bahas Apa?
Selasa, 07 Mei 2024 - 10:52 WIB
loading...
Sebanyak 14 Rektor PTN yang tergabung dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) berkunjung ke Kawasan Industri IMIP, Sulawesi Tengah, Jumat (3/5/2024). Foto: Ist
A
A
A
MOROWALI - Sebanyak 14 Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) berkunjung ke Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Jumat (3/5/2024). Rombongan rektor ini menjajaki kerja sama strategis perguruan tinggi dengan industri berskala besar di Indonesia.
Kawasan IMIP mempekerjakan lebih dari 81.000 pekerja dan membutuhkan beberapa puluh ribu lagi di masa mendatang.
Baca juga: Menuju WCU, 17 Rektor PTN Jalani Program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan
HR Director PT IMIP Achmanto Mendatu mengatakan, kunjungan MRPTNI merupakan bagian dari kerja sama dengan dunia pendidikan di Indonesia. Khususnya dengan PTN dalam berbagai bidang baik dalam perekrutan alumni, pemberian beasiswa dalam dan luar negeri, pemagangan mahasiswa dan dosen, penyediaan dosen industri, kuliah umum industri di kampus-kampus, dan lainnya.
“Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi menjadi kunci utama guna mendorong peningkatan inovasi dan kualitas SDM sebagai upaya memperkuat daya saing di dunia internasional. Kerja sama ini diharapkan membantu peningkatan kualitas SDM Indonesia di sektor hilirisasi mineral dan logam sebagai bagian dari mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Achmanto.
Kawasan IMIP mempekerjakan lebih dari 81.000 pekerja dan membutuhkan beberapa puluh ribu lagi di masa mendatang.
Baca juga: Menuju WCU, 17 Rektor PTN Jalani Program Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan
HR Director PT IMIP Achmanto Mendatu mengatakan, kunjungan MRPTNI merupakan bagian dari kerja sama dengan dunia pendidikan di Indonesia. Khususnya dengan PTN dalam berbagai bidang baik dalam perekrutan alumni, pemberian beasiswa dalam dan luar negeri, pemagangan mahasiswa dan dosen, penyediaan dosen industri, kuliah umum industri di kampus-kampus, dan lainnya.
“Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi menjadi kunci utama guna mendorong peningkatan inovasi dan kualitas SDM sebagai upaya memperkuat daya saing di dunia internasional. Kerja sama ini diharapkan membantu peningkatan kualitas SDM Indonesia di sektor hilirisasi mineral dan logam sebagai bagian dari mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Achmanto.
Lihat Juga :