alexametrics

Psikolog Politik: Sebagai Oposisi, Prabowo Terlalu Sopan saat Debat

loading...
Psikolog Politik: Sebagai Oposisi, Prabowo Terlalu Sopan saat Debat
Capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat debat capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Pakar psikologi politik, Irfan Aulia Syaiful mempunyai penilaian tersendiri mengenai penampilan dua kandidat calon presiden (capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat debat perdana capres-cawapres 2019, Kamis 17 Januari lalu.

Saat debat berlangsung, kata dia, Prabowo terlihat sabar, santun, dan humoris. Irfan yakin sikap tersebut merupakan karakter Prabowo.

"Memang Prabowo itu otentik ya, enggak bisa diatur tapi itulah dia. Saya agak kaget juga kok dia tampilkan sesuatu yang unik, baru dan tidak ditampilkan sebelumnya, yaitu lebih tenang dan lebih sopan, bahkan terlalu sopan untuk oposisi," tutur Irfan dalam acara Diskusi Pojok Jubir bertajuk Debat Pilpres Perdana, Antara Gaya atau Subtansi, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).
Sementara itu, kata Irfan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlalu agresif. Hal itu terlihat dengan sikap Jokowi yang menyerang calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat perdana. "Pak Jokowi terlalu cepat menembak," katanya. (Baca juga: Jokowi Sengaja Lebih Ditonjolkan pada Debat Perdana)



Menurut Irfan, banyak masyarakat yang belum menentukan pilihannya pada Pilpres 2019. Debat capres-cawapres dinilai bisa mempengaruhi pemilih. Apalagi pelaksanaan pemungutan suara masih cukup lama, yakni lebih kurang tiga bulan lagi.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak