MPKS PP Muhammadiyah Dorong Ekosistem Inklusi untuk Penyandang Difabel
Sabtu, 27 April 2024 - 20:31 WIB
loading...
Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah mendorong terciptanya ekosistem yang menciptakan masyarakat inklusif bagi para difabel untuk lebih berdaya. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendorong terciptanya ekosistem yang menciptakan masyarakat inklusif bagi para difabel untuk lebih berdaya.
Hal ini menjadi sangat penting mengingat belum masifnya kesadaran masyarakat untuk melihat kaum difabel sebagai bagian dari kelompok masyarakat yang setara hak-haknya dengan kelompok lainnya.
Baca juga: MPR Berharap Pembangunan Desa Melibatkan Kelompok Difabel
Salah satu bentuk nyata, MPKS PP Muhammadiyah menggelar Halalbihalal Inklusif yang dihadiri 1.000 penyandang difabel, Sabtu (27/4/2024). Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti, Ketua MPKS PP Muhammadiyah Mariman Darto, dan Staf Khusus Menteri Sosial Faozan Amar.
Menurut Haedar, Muhammadiyah berkomitmen dalam penyantunan sosial, termasuk penyandang difabel. Komitmen penyantunan sosial ini sudah ada sejak Muhammadiyah berdiri tahun 1912.
"Rangkaian kegiatan bertema Bertaqwa dan Berdaya, Indonesia Ramah Disabilitas ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk mendorong terwujudnya Indonesia ramah difabel serta meningkatkan inklusivitas dan kesadaran masyarakat kepada hak kaum difabel," ujarnya, Sabtu (27/4/2024).
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyebutkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 22,97 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia.
Hal ini menjadi sangat penting mengingat belum masifnya kesadaran masyarakat untuk melihat kaum difabel sebagai bagian dari kelompok masyarakat yang setara hak-haknya dengan kelompok lainnya.
Baca juga: MPR Berharap Pembangunan Desa Melibatkan Kelompok Difabel
Salah satu bentuk nyata, MPKS PP Muhammadiyah menggelar Halalbihalal Inklusif yang dihadiri 1.000 penyandang difabel, Sabtu (27/4/2024). Hadir dalam acara ini Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti, Ketua MPKS PP Muhammadiyah Mariman Darto, dan Staf Khusus Menteri Sosial Faozan Amar.
Menurut Haedar, Muhammadiyah berkomitmen dalam penyantunan sosial, termasuk penyandang difabel. Komitmen penyantunan sosial ini sudah ada sejak Muhammadiyah berdiri tahun 1912.
"Rangkaian kegiatan bertema Bertaqwa dan Berdaya, Indonesia Ramah Disabilitas ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk mendorong terwujudnya Indonesia ramah difabel serta meningkatkan inklusivitas dan kesadaran masyarakat kepada hak kaum difabel," ujarnya, Sabtu (27/4/2024).
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyebutkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 22,97 juta jiwa. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 8,5% dari jumlah penduduk Indonesia.
Lihat Juga :