JK Ungkap Akar Konflik Papua: Ketidakadilan hingga Salah Sangka

Kamis, 25 April 2024 - 14:18 WIB
loading...
JK Ungkap Akar Konflik...
Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) memberikan kuliah umum bertajuk Dialog Perdamaian: Jusuf Kalla dan Usaha Mengakhiri Konflik Terbuka di FISIP UI, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/4/2024). Foto/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) memberikan kuliah umum bertajuk "Dialog Perdamaian: Jusuf Kalla dan Usaha Mengakhiri Konflik Terbuka" di Auditorium Mochtar Riyadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (25/4/2024). Dalam kesempatan itu, JK mengungkapkan akar konflik di Papua yang hingga kini tak kunjung selesai, yakni ketidakadilan ekonomi hingga salah sangka masyarakat Papua kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, dengan banyak pejabat mulai dari gubernur hingga bupati masuk bui atas keterlibatan kasus korupsi menjadi persoalan, sehingga masyarakat tak menerima manfaat anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat. "Banyak (anggaran) dikorupsi. Karena gubernur, bupati, wali kota banyak masuk penjara, tetapi rakyatnya tidak menerima (manfaat), ini persoalannya," kata JK di hadapan para mahasiswa.

JK menuturkan bahwa pendapatan Papua dari gas hingga Freeport lebih dari Rp20 triliun ditambah gelontoran dana dari APBN yang mencapai puluhan triliun dari pendapatan asli daerah (PAD). Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak merampok hasil pendapatan Papua, justru menyubsidi besar-besaran.

Baca juga: Utamakan Dialog dalam Selesaikan Konflik Papua, Langkah KSAD Diapresiasi



"Pendapatan gas, pendapatan Freeport lebih dari Rp20 triliun. Jadi kita kasih ke Papua dari APBN untuk otsus (otonomi khusus, red)dan lainnya per tahun Rp35 triliun pada waktu itu. Bukan merampok, kita menyubsidi besar sampai sekarang pendapatan Papua kurang lebih Rp40 triliun, tapi anggaran kita Rp85 triliun. Jadi kita subsidi besar-besaran, bukan merampok, bukan," ujarnya.

Lebih lanjut, JK mengatakan bahwa Papua ingin merdeka tak lain karena merasa hasil pendapatan daerah dirampok pemerintah pusat. “Papua tuntutannya ingin merdeka karena merasa dijajah dulu kita dianggap merampok Papua," ungkapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Rekomendasi
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Berita Terkini
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved