Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Jokowi: Negara Cepat Bakal Kalahkan Negara Lambat
Senin, 22 April 2024 - 14:02 WIB
loading...
Presiden Jokowi meresmikan Bandara Panua Puhowato, Kabupaten Puhowato, Gorontalo. Foto/MPI/raka dwi novianto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan di masa depan negara yang cepat akan mengalahkan negara kecil, bukan negara besar. Jokowi berharap Indonesia menjadi negara yang cepat dikemudian hari.
"Karena ke depan bukan negara besar mengalahkan negara kecil. Tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Oleh sebab itu kita perlu cepat," kata Jokowi saat meresmikan Bandara Panua Pohuwato, di Gorontalo, Senin (22/4/2024).
Jokowi mengatakan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 514 kabupaten dan kota, 38 provinsi dan 17.000 pulau yang semuanya memerlukan infrastruktur. Baik infrastruktur untuk pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan infrastruktur untuk konektivitas.
Baca juga: Jelang Putusan MK, Jokowi Berada di Gorontalo Resmikan Sejumlah Infrastruktur
"Baik itu yang namanya pelabuhan, baik yang namanya jalan, baik itu yang namanya bandara. Kalau tidak kita miliki negara kita akan kalah bersaing. Tidak bisa berkompetisi dengan negara yang lain. Produk-produk kita tidak bisa bersaing dengan negara-negara lain, kalah bersaing dengan negara-negara lain," kata Presiden.
"Karena ke depan bukan negara besar mengalahkan negara kecil. Tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Oleh sebab itu kita perlu cepat," kata Jokowi saat meresmikan Bandara Panua Pohuwato, di Gorontalo, Senin (22/4/2024).
Jokowi mengatakan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 514 kabupaten dan kota, 38 provinsi dan 17.000 pulau yang semuanya memerlukan infrastruktur. Baik infrastruktur untuk pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan infrastruktur untuk konektivitas.
Baca juga: Jelang Putusan MK, Jokowi Berada di Gorontalo Resmikan Sejumlah Infrastruktur
"Baik itu yang namanya pelabuhan, baik yang namanya jalan, baik itu yang namanya bandara. Kalau tidak kita miliki negara kita akan kalah bersaing. Tidak bisa berkompetisi dengan negara yang lain. Produk-produk kita tidak bisa bersaing dengan negara-negara lain, kalah bersaing dengan negara-negara lain," kata Presiden.
Lihat Juga :