Hari Perkumpulan Filatelis Indonesia, Fadli Zon Luncurkan Buku dan Website Filateli
Minggu, 31 Maret 2024 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Buku Hindia Belanda dalam Kartu Pos Bergambar dibagi menjadi tiga jilid; Jilid Pertama, Panorama Pulau Jawa, yang memuat seluruh kartu pos dari ekshibit itu terkait pemandangan alam dan bangunan Hindia Belanda di Pulau Jawa.
Baca juga: 2.084 Prangko dan Frame dari 61 Negara Bersaing di Pameran Filateli Dunia
Jilid Kedua, Panorama Di Luar Jawa, yang menyajikan kartupos yang menampilkan pemandangan alam dan bangunan Hindia di Luar Jawa, dan Jilid Ketiga, Panorama Budaya Nusantara, yang menyajikan sejumlah kartu pos yang memuat aneka seni dan peninggalan budaya dari berbagai wilayah Nusantara.
Penerbitan buku ini merupakan bagian dari komitmen PFI yang didukung penuh oleh Fadli Zon Library dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya filateli sebagai kegiatan bermanfaat bagi pembentukan karakter bangsa.
Selain penerbitan buku, PFI juga meluncurkan website pp-pfi.org. Peluncuran ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai dunia filateli yang saat ini mulai ditinggalkan seiring dengan kemajuan teknologi. Melalui website ini, diharapkan menjadi pengetahuan awal bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh prangko.
Baca juga: 2.084 Prangko dan Frame dari 61 Negara Bersaing di Pameran Filateli Dunia
Jilid Kedua, Panorama Di Luar Jawa, yang menyajikan kartupos yang menampilkan pemandangan alam dan bangunan Hindia di Luar Jawa, dan Jilid Ketiga, Panorama Budaya Nusantara, yang menyajikan sejumlah kartu pos yang memuat aneka seni dan peninggalan budaya dari berbagai wilayah Nusantara.
Penerbitan buku ini merupakan bagian dari komitmen PFI yang didukung penuh oleh Fadli Zon Library dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya filateli sebagai kegiatan bermanfaat bagi pembentukan karakter bangsa.
Selain penerbitan buku, PFI juga meluncurkan website pp-pfi.org. Peluncuran ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai dunia filateli yang saat ini mulai ditinggalkan seiring dengan kemajuan teknologi. Melalui website ini, diharapkan menjadi pengetahuan awal bagi generasi muda untuk mengenal lebih jauh prangko.
Lihat Juga :