PDIP Sebut Dokumen Hak Angket Sudah Direview Pakar, Masuk Tahap Penyempurnaan
Kamis, 21 Maret 2024 - 22:59 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengklaim dokumen hak angket mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 terus dipersiapkan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengklaim dokumen hak angket mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 terus dipersiapkan. Dokumen hak angket itu juga telah diulas oleh para pakar yang terlibat.
"Jadi terkait dengan persiapan itu sudah direview oleh para pakar," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Partai Perindo Dorong Percepatan Hak Angket: Untuk Mengurai Kecurangan Pemilu 2024
Kini, dokumen itu memasuki tahap penyempurnaan. Adapun yang dimaksud ialah menambahkan hasil audit forensik.
"Tinggal menambahkan hasil dari audit forensik yang kami lakukan dibantu pakar-pakar IT yang akan menyempurnakan," jelas dia.
Dokumen-dokumen itu kemudian akan menjadi pembanding dengan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, dokumen itu bakal membuktikan adanya penggelembungan suara pada Pemilu 2024.
"Kalau dari sum check saja itu bisa diketemukan penggelembungan 23 juta lebih apalagi nanti setelah kita bandingkan dengan C1 Plano. Karena sejak awal kami tahu bahwa suara Ganjar-Mahfud itu memang dilock 17%," tutupnya.
"Jadi terkait dengan persiapan itu sudah direview oleh para pakar," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Partai Perindo Dorong Percepatan Hak Angket: Untuk Mengurai Kecurangan Pemilu 2024
Kini, dokumen itu memasuki tahap penyempurnaan. Adapun yang dimaksud ialah menambahkan hasil audit forensik.
"Tinggal menambahkan hasil dari audit forensik yang kami lakukan dibantu pakar-pakar IT yang akan menyempurnakan," jelas dia.
Dokumen-dokumen itu kemudian akan menjadi pembanding dengan rekapitulasi hasil penghitungan suara yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, dokumen itu bakal membuktikan adanya penggelembungan suara pada Pemilu 2024.
"Kalau dari sum check saja itu bisa diketemukan penggelembungan 23 juta lebih apalagi nanti setelah kita bandingkan dengan C1 Plano. Karena sejak awal kami tahu bahwa suara Ganjar-Mahfud itu memang dilock 17%," tutupnya.
Lihat Juga :