Guru Besar Unpad Bilang Prabowo-Gibran Tak Miliki Legitimasi Etik dan Moral
Sabtu, 16 Maret 2024 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia menilai, jika Anwar Usman yang merupakan paman dari Gibran tidak mengesahkan aturan tersebut tidak akan terjadi kegaduhan yang langsung menyeret nama anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Jadi kan entry poinnya adalah putusan 90 dan itu karena persoalan etik," jelasnya.
Permasalah etika selanjutnya adalah disetujuinya Gibran sebagai calon wakil presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kemudian, setelah dibawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua KPU Hasyim As'syari terbukti melanggar etik.
"Bahwa DKPP pun mengatakan Ketua KPU melakukan pelanggaran etik. Dengan demikian, pencalonan 02 itu bisa saja orang mengatakan dia mempunyai legitimasi hukum. Tapi tidak punya legitimasi etik dan moral," pungkasnya.
Permasalah etika selanjutnya adalah disetujuinya Gibran sebagai calon wakil presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kemudian, setelah dibawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan Ketua KPU Hasyim As'syari terbukti melanggar etik.
"Bahwa DKPP pun mengatakan Ketua KPU melakukan pelanggaran etik. Dengan demikian, pencalonan 02 itu bisa saja orang mengatakan dia mempunyai legitimasi hukum. Tapi tidak punya legitimasi etik dan moral," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :