Roy Suryo Sambangi Bareskrim Polri Bawa Bukti-bukti Kecurangan Sirekap
Senin, 04 Maret 2024 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi itu yang saya bawa jadi hari ini diajak langsung untuk menjelaskan kepada tim yang nanti akan menerima, nah nanti mungkin kesempatan berikutnya baru kemudian diungkap bukti-bukti, yang jelas adalah banyak sekali pelanggaran yang terjadi mulai dari adanya data yang itu diletakkan tidak di dalam negeri."
"Kemudian adanya temuan soal software yang ternyata banyak sekali mengalami perubahan. Kemudian adanya juga angka-angka yang tidak wajar dan membuat kegaduhan, ini yang paling penting. Jadi artinya dengan adanya Sirekap ini konsern kita ke IT KPU itu kan membuat keresahan di masyarakat bahkan perpecahan di masyarakat, itu sudah masuk ranahnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Pakar Telematika Roy Suryo mendorong Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk melakukan audit forensik terhadap Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dorongan itu disampaikan Roy Suryo menyoroti lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa waktu terakhir.
"Jadi menurut saya, sudah saatnya Bareskrim masuk. Kemudian lakukan police line di KPU, udah clear ini. Bareskrim masuk, tim cyber-nya lakukan audit forensik untuk mengetahui hal ini," ucap Roy kepada iNews Media Group, Sabtu (2/3/2024).
"Kemudian adanya temuan soal software yang ternyata banyak sekali mengalami perubahan. Kemudian adanya juga angka-angka yang tidak wajar dan membuat kegaduhan, ini yang paling penting. Jadi artinya dengan adanya Sirekap ini konsern kita ke IT KPU itu kan membuat keresahan di masyarakat bahkan perpecahan di masyarakat, itu sudah masuk ranahnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Pakar Telematika Roy Suryo mendorong Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk melakukan audit forensik terhadap Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dorongan itu disampaikan Roy Suryo menyoroti lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa waktu terakhir.
"Jadi menurut saya, sudah saatnya Bareskrim masuk. Kemudian lakukan police line di KPU, udah clear ini. Bareskrim masuk, tim cyber-nya lakukan audit forensik untuk mengetahui hal ini," ucap Roy kepada iNews Media Group, Sabtu (2/3/2024).
Lihat Juga :