Lomba Menulis ISDS Bertema Kedaulatan Berhadiah Ratusan Juta

Senin, 04 Maret 2024 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Adapun, lomba menulis bertema kedaulatan ini terdiri atas tiga kategori, yakni untuk masyarakat umum, akademisi, baik itu mahasiswa, dosen, peneliti, hingga TNI-Polri. Satu kategori lagi yaitu untuk wartawan.

Untuk tetap menjaga kualitas dan obyektifitas lomba, ISDS menghadirkan dua pakar pertahanan, yaitu Letjen TNI (purn) Agus Widjojo yang saat ini menjabat sebagai Dubes RI untuk Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau, dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksyda Prof Dr Amarulla Octavian. Juri satu lagi dari ISDS, Co-Founder Edna C Pattisina.

Lomba menulis ini berhadiah total Rp120 juta untuk 18 pemenang berupa Macbook Air, Ipad hingga handphone. Adapun bagi peserta lomba dapat mengirimkan tulisan ke https://bit.ly/LombaISDS dimulai 4 Maret dan ditutup pada 31 Mei 2024 pukul 23.59 WIB.

baca juga: China Bangun Pangkalan Militer di LCS, PII: Ancaman Kedaulatan Negara di Asia Tenggara

Info selengkapnya ada di https://www.isds.co.id/lomba/. Untuk narahubung bisa hubungi Dwi (0818-0788-9294). "Untuk lebih jelasnya, bisa diklik di laman resmi ISDS. Total hadiah yang disediakan bagi pemenang sebanyak ratusan juta rupiah dari tiga kategori," kata Dwi.

Tentang ISDS

Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) adalah kelompok studi yang fokus pada aspek strategi dan pertahanan. ISDS bertujuan untuk menyebarkan informasi pada publik terkait isu-isu seputar pertahanan dan keamanan.

ISDS membuat berbagai analisis, menyelenggarakan diskusi online dan offline, serta master class. ISDS telah bekerja sama dengan banyak institusi seperti Universitas Paramadina, Universitas Pertahanan, Universitas Indonesia, Alumni Rajaratnam School of International Studies, Singapura dan lain-lain. (*)
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
10 Tahun Arbitrase Laut...
10 Tahun Arbitrase Laut China Selatan Tak Mempan, Saatnya Mulai Perundingan COC
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Pemerintahan Prabowo...
Pemerintahan Prabowo Dipastikan Mampu Hadapi Gejolak Ekonomi
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Rekomendasi
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved