Suara PSI Tiba-tiba Naik, Pengamat: Puluhan Lembaga Survei Sebut Tak Lolos Parlemen

Sabtu, 02 Maret 2024 - 21:42 WIB
loading...
Suara PSI Tiba-tiba...
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago menyinggung perolehan suara PSI yang makin naik seperti yang ditampilkan Sirekap KPU. Foto: SINDOnews TV
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago menyinggung perolehan suara PSI yang makin naik seperti yang ditampilkan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU. Sebelumnya berdasarkan hasil quick count lembaga survei suara PSI hanya kisaran 2 persen.

"Lembaga survei setahu saya nanti boleh dikroscek termasuk Voxpol, di 5 televisi nasional kemarin itu tidak ada yang namanya PSI itu lolos ambang batas. Kita hanya ketemukan 2,8 persen," ujar Pangi dalam tayangan SINDOnews TV, Sabtu (2/3/2024).

Berdasarkan 19 penghitungan 19 lembaga survei, tidak ada partai politik peserta pemilu yang menolak hasil itu.

Baca juga: Suara PSI Melonjak, Perindo: Kalau Angka Sirekap Terus Terang Hilang Kepercayaan

"Pertanyaannya sederhana dari 19 lembaga survei yang quick count, kalau tidak percaya dengan hasil quick count kenapa tidak ada satu pun partai yang menolak hasil itu. Tapi, partai kan menerima hasil itu nah termasuk Pilpres," katanya.

Pada laman aplikasi Sirekap tercatat, Kamis 22 Februari 2024 suara PSI masih berada di 2,55 persen. Selanjutnya naik pada Kamis 29 Februari 2024 di angka 2,93 persen.

Yang terbaru masih pada laman sama, pada 2 Maret 2024, real count KPU menyebutkan capaian suara PSI di angka 3,13 persen. Perolehan suara itu setara 2,4 juta suara.

Pangi heran capaian PSI yang tembus di angka 3 persen itu jika dibandingkan hasil quick count setara mengumpulkan 2 juta suara. Dia menduga ada pengalihan suara partai politik lain untuk PSI.

"Kalau di angka margin of error-nya itu baru angka 3,8 persen. Nah, untuk mencari angka kekurangan 1,2 persen itu kan setara dengan 2,2 juta suara. Pertanyaannya apakah ada yang berternak tuyul suara kan itu persoalannya," katanya

Sebagai informasi, partai peserta pemilu harus memperoleh suara nasional dengan presentase 4 persen untuk bisa lolos ke Senayan.

Menurut dia, hal yang wajar jika nantinya masyarakat mempertanyakan perolehan suara PSI itu kian naik, bahkan akhirnya lolos ke Senayan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
Kecam Biden, Trump Sebut...
Kecam Biden, Trump Sebut Tak Becus Lindungi Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved