Dewan Pers: Perpres Publisher Rights Lahirkan Konten Jurnalisme Akuntabel
Jum'at, 01 Maret 2024 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Forum Pemred: Perpres Publisher Rights Pintu Masuk Bangun Ekosistem Media Lebih Sehat
Ia mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir Dewan Pers telah menerima sebanyak 3.600 aduan dari masyarakat terkait konten jurnalisme yang tidak bertanggung jawab. Paling banyak tahun 2023 sebanyak 831 kasus.
"Dari 3.600 pengaduan itu 60% itu apa namanya dilakukan oleh media tidak profesional 60% ya, media profesionalnya itu 40% jadi besar sekali ini. Jadi makanya dari sini muncullah wadah dari jurnalisme berkualitas itu, fakta yang seperti itu gitu kan," ujar Yadi.
Yadi kembali menegaskan produk pers harus sesuai dengan kode etik jurnalistik, harus bertanggung jawab, dan kontennya bermanfaat bagi publik.
"Nah ketika dia amplifikasi konten-konten yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermanfaat bagi publik bahkan hoax dan bohong itu bukan produk jurnalistik. Dan faktanya memang dominasi yang dilaporkan kepada publik yang mengaku pers itu banyak sekali," katanya.
Ia mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir Dewan Pers telah menerima sebanyak 3.600 aduan dari masyarakat terkait konten jurnalisme yang tidak bertanggung jawab. Paling banyak tahun 2023 sebanyak 831 kasus.
"Dari 3.600 pengaduan itu 60% itu apa namanya dilakukan oleh media tidak profesional 60% ya, media profesionalnya itu 40% jadi besar sekali ini. Jadi makanya dari sini muncullah wadah dari jurnalisme berkualitas itu, fakta yang seperti itu gitu kan," ujar Yadi.
Yadi kembali menegaskan produk pers harus sesuai dengan kode etik jurnalistik, harus bertanggung jawab, dan kontennya bermanfaat bagi publik.
"Nah ketika dia amplifikasi konten-konten yang tidak bertanggung jawab dan tidak bermanfaat bagi publik bahkan hoax dan bohong itu bukan produk jurnalistik. Dan faktanya memang dominasi yang dilaporkan kepada publik yang mengaku pers itu banyak sekali," katanya.
(abd)
Lihat Juga :