Ahmad Rofiq Sorot C1 Partai Perindo di Sirekap Blank: Cerminkan Kinerja Penyelenggara Buruk

Jum'at, 01 Maret 2024 - 15:18 WIB
loading...
Ahmad Rofiq Sorot C1...
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq memandang setiap kejanggalan dalam proses Pemilu 2024, termasuk adanya formulir C1 partai yang tampak blank dalam aplikasi Sirekap membuat kekhawatiran baru di masyarakat. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) , Ahmad Rofiq memandang setiap kejanggalan dalam proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, termasuk adanya formulir C1 partai yang tampak blank dalam aplikasi Sirekap membuat kekhawatiran baru di masyarakat.

Menurutnya, ketidaksesuaian suara dalam aplikasi Sirekap dengan hitung manual hingga formulir C1 partai yang tampak blank di sejumlah daerah pemilihan (dapil) seperti di Jabar IV, Banten III, dan DKI Jakarta II menjadi masalah besar terhadap kredibilitas pemilu.

Baca juga: Partai Perindo Minta Pemilu Diulang, Ray Rangkuti Ungkap 3 Format Bisa Dilakukan

"Jadi kita punya kekhawatiran baru dengan ketidaksinkronan yang ada di dalam nilai Sirekap ini. Jadi ini bisa mendatangkan masalah besar terhadap kredibilitas pemilu kedepan tentu saja kita bangsa ini akan mengalami kerugian yang cukup besar nantinya," ujar Rofiq kepada iNews Media Group, Jumat (1/3/2024).

Rofiq menyadari jika perolehan suara dalam aplikasi Sirekap tidak menjadi tolok ukur dalam menentukan pemenang Pemilu 2024. Namun menurutnya, Sirekap ini menampilkan data yang datang dari setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara).

"Betul bahwa dalam undang-undang itu memang yang diakuinya dalam perhitungan itu adalah perhitungan berjenjang tetapi Sirekap ini kan bagian dari data yang datang langsung dari TPS. Kalau Sirekap ini tidak menjadi acuan, nah ini berbahaya sekali karena itu kan sumbernya langsung," tuturnya.

Rofiq menilai KPU menghadirkan aplikasi Sirekap ini karena ingin menjadikan Pemilu 2024 yang transparan dan berkredibilitas.

"Tetapi kalau tampilannya begitu buruk, maka itu juga akan mencerminkan kinerja penyelenggara terkait dengan perhitungan yang manual ini," ungkapnya.

Menurutnya, jika aplikasi Sirekap tidak berfungsi normal maka hal tersebut berlaku juga dalam perhitungan manual.

Baca juga: Partai Perindo: Pemilu Ulang karena Indonesia Sedang Mengalami Bencana Ketidakjujuran

"Kalau penampilan secara teknologi saja amburadul, maka manual pasti amburadul. Karena teknologi ini kan sudah memakai program, sudah memakai semua parameter-parameter agar tidak ada manipulasi. Kalau di dalam Sirekap ini terjadi banyak hal yang tidak bisa dijelaskan," tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Rekomendasi
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved