Pakar IT Minta Evaluasi Data Aplikasi Sirekap dan Form C1 yang Tak Sinkron
Minggu, 18 Februari 2024 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
"Tolong diperbaiki kelemahan kelemahan pemprogramannya, jangan terlalu bego-bego amat. Masak sih suara salah satu paslon bisa lebih besar dari total, masak sih suara keseluruhan tiga paslon tidak cocok dengan total, masih juga diloloskan," ucapnya.
Seharusnya, kata Alfons, ada verifikasi uang dilakukan sebelum data tersebut masuk dan disiarkan melalui aplikasi Sirekap. "Ngakunya kan udah AI (artificial intelligence) gitu kan, datanya itu bisa diverifikasi dengan data base dari KPU. KPU kan punya, tiap TPS daerah kabupaten mana, kecamatan mana, kelurahan mana, TPS mana, jumlah suaranya berapa," katanya.
Baca juga: Suara Paslon 2 di Sirekap Berbeda dari C1, Ketua KPPS 106 Cengkareng Barat Buka Suara
"Ketika masuk Sirekap, kalau lebih dari itu harusnya ditolak dulu ke satu titik yang mengawasi lalu diperiksa salahnya di mana, sesudah diperbaiki, baru boleh naik di Sirekap. Jadi hal hal seperti itu yang perlu diperhatikan oleh sirekap," katanya.
Seharusnya, kata Alfons, ada verifikasi uang dilakukan sebelum data tersebut masuk dan disiarkan melalui aplikasi Sirekap. "Ngakunya kan udah AI (artificial intelligence) gitu kan, datanya itu bisa diverifikasi dengan data base dari KPU. KPU kan punya, tiap TPS daerah kabupaten mana, kecamatan mana, kelurahan mana, TPS mana, jumlah suaranya berapa," katanya.
Baca juga: Suara Paslon 2 di Sirekap Berbeda dari C1, Ketua KPPS 106 Cengkareng Barat Buka Suara
"Ketika masuk Sirekap, kalau lebih dari itu harusnya ditolak dulu ke satu titik yang mengawasi lalu diperiksa salahnya di mana, sesudah diperbaiki, baru boleh naik di Sirekap. Jadi hal hal seperti itu yang perlu diperhatikan oleh sirekap," katanya.
(abd)
Lihat Juga :