Hasto Bicara Potensi Kerawanan Jika Demokrasi Direkayasa: Manipulasi Suara Rakyat Bakal Kena Karma

Kamis, 15 Februari 2024 - 06:44 WIB
loading...
Hasto Bicara Potensi...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil quick count Pilpres 2024, Rabu (14/2/2024) malam. FOTO/MPI/JONATHAN SIMANJUNTAK
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan demokrasi yang direkayasa dapat menimbulkan potensi kerawanan. Ia mengingatkan apa yang pernah terjadi pada Pemilu 1997 tidak boleh terjadi pada Pemilu 2024.

"Kalau kita lihat tahun 97 ketika overshooting dilakukan manufakturing terhadap hasil pemilu dengan berbagai rekayasa proses, apalagi ini dari hulu ke hilir, maka ini juga menimbulkan suatu potensi kerawanan," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).

Hasto mengatakan pihaknya akan membentuk tim investigasi dengan melibatkan rakyat-rakyat yang berniat menjaga konstitusi. Hal itu demi menjaga demokrasi.



"Tim khusus itulah yang nanti akan membuka dan merekrut seluruh pihak-pihak yang terpanggil di dalam menjaga konstitusi kita, menjaga demokrasi dari rakyat," katanya.

Ia menyebut bahwa suara rakyat adalah suara yang tidak bisa dimanipulasi. Bahkan politikus PDIP itu meyakini memanipulasi suara rakyat akan menuai karma politik.

"Karena hukum yang kami yakini, siapa yang memanipulasi suara rakyat akan ada suatu karma politik karena suara rakayat adalah suara tuhan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
PDIP Desak Pembahasan...
PDIP Desak Pembahasan RUU Pemilu Segera Dimulai
PDIP Tegaskan Dukungan...
PDIP Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Amanat Konstitusi dan Hukum Internasional
Hasto PDIP Soroti Fenomena...
Hasto PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi
Gugatan Hasto soal Obstruction...
Gugatan Hasto soal Obstruction of Justice Tak Diterima MK
Ferdinand Hutahaean...
Ferdinand Hutahaean Putar Rekaman Hasto soal Revisi UU KPK: Pak Jokowi Jangan Cuci-cuci Tangan
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Jejak Akademis Hasto...
Jejak Akademis Hasto Kristiyanto, Kembali Jabat Sekjen PDIP Periode 2025–2030
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved