Wapres Berharap Ketidakjujuran yang Diungkap Film Dirty Vote Tidak Terjadi

Senin, 12 Februari 2024 - 17:11 WIB
loading...
Wapres Berharap Ketidakjujuran...
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap agar ketidakjujuran yang diungkap film Dirty Vote di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak terjadi. Foto/Setneg
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap agar ketidakjujuran yang diungkap film Dirty Vote di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak terjadi. Dirty Vote merupakan film dokumenter eksplanatori yang disampaikan tiga Ahli Hukum Tata Negara yakni Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari yang mengungkap indikasi kecurangan Pemilu 2024.

“Mudah-mudahan tidak terjadi, ketidakjujuran itu mudah-mudahan tidak terjadi. Saya kira harapan kita semua itu. Supaya pemilu ini berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Wapres dalam keterangannya di Istana Wapres, Jakarta, Senin (12/2/2024).

Baca juga: JK Sebut Film Dirty Vote Baru 25% Ungkap Kecurangan: Masih Ringan Dibanding Kenyataan

Wapres pun mengatakan bahwa film Dirty Vote ini merupakan bagian dari dinamika politik. “Masalah yang (Dirty Vote) saya kira itu dinamika dari politik kita. Ya, saya pikir nanti tentu pemerintah kalau itu sasarannya pemerintah tentu pemerintah akan memperhatikan suara-suara itu saya kira," tuturnya.

Dia mengatakan pemerintah akan merespons kritikan dari berbagai pihak khususnya dalam Pemilu 2024. “Saya kira kita harapkan bahwa keinginan-keinginan yang lebih baik itu tentu harus direspons dengan baik pula. Barangkali itu,” jelas Maruf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
Selly PDIP: Benahi Data...
Selly PDIP: Benahi Data Penerima Bansos agar Tak Jadi Bancakan Pihak Tertentu
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Rekomendasi
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved