Respons TKN Film Dirty Vote Berisi Narasi Kebencian, TPN Ganjar-Mahfud: Jangan Baper
Minggu, 11 Februari 2024 - 21:43 WIB
loading...
TPN Ganjar-Mahfud turut merespons penilaian TKN Prabowo-Gibran soal film dokumenter berjudul Dirty Vote sebagai film bernada fitnah dan mengandung unsur kebencian. Foto: iNews Media/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - TPN Ganjar-Mahfud turut merespons penilaian TKN Prabowo-Gibran soal film dokumenter berjudul Dirty Vote sebagai film bernada fitnah dan mengandung unsur kebencian.
Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menilai film Dirty Vote mengingatkan seluruh pihak akan adanya peluang pelanggaran pemilu masif terjadi di Tanah Air. Apalagi ketika melihat laporan dugaan kecurangan pemilu di Bawaslu.
Baca juga: TKN Prabowo-Gibran: Film Dokumenter Dirty Vote Berisi Fitnah dan Narasi Kebencian
"Jadi kalau dikatakan itu hanya mendiskreditkan dan mendegradasi penyelenggara pemilu, menurut saya tidak tepat sama sekali," ujar Todung di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2024).
Atas dasar itu, dia berbeda pendapat dengan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman. Baginya, pernyataan Habiburokhman tak mencerminkan dengan apa yang dirasakan publik.
Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menilai film Dirty Vote mengingatkan seluruh pihak akan adanya peluang pelanggaran pemilu masif terjadi di Tanah Air. Apalagi ketika melihat laporan dugaan kecurangan pemilu di Bawaslu.
Baca juga: TKN Prabowo-Gibran: Film Dokumenter Dirty Vote Berisi Fitnah dan Narasi Kebencian
"Jadi kalau dikatakan itu hanya mendiskreditkan dan mendegradasi penyelenggara pemilu, menurut saya tidak tepat sama sekali," ujar Todung di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2024).
Atas dasar itu, dia berbeda pendapat dengan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman. Baginya, pernyataan Habiburokhman tak mencerminkan dengan apa yang dirasakan publik.
Lihat Juga :