Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Uskup Agung Jakarta Gaungkan soal Nurani dan Etika
Minggu, 11 Februari 2024 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Sementara pada kesempatan itu, mantan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan Pemilihan Umum merupakan hajat rakyat berdaulat untuk memilih orang-orang mumpuni untuk mengelola kehidupan bersama demi negeri.
"Kepercayaan harus dijalankan dengan komitmen dan konsistensi. Setiap janji harus ditepati, dan konstitusi tidak boleh dipermainkan untuk ambisi. Rakyat sebagai landasan utama. Setiap kuasa harus digunakan wakil rakyat untuk menunaikan amanah demi kemaslahatan rakyat," kata Lukman.
Pemilu, kata Lukman jangan sampai memperdaya, merekayasa untuk mendapatkan kuasa. Pemilu harus dijalankan dengan adil dan bermartabat. “Tanpa mandat rakyat kuasa yang diperoleh akan cacat.”
"Pemilu yang adil dan bermartabat dapat terjadi jika semua pihak menjalankan peran dengan jujur dan adil baik penyelenggara Pemilu. Serta rakyat untuk berpartisipasi aktif menyampaikan suara dan mengawasi proses Pemilu. Semua memiliki andil untuk menciptakan Pemilu yang jujur dan bermartabat,” pungkasnya.
"Kepercayaan harus dijalankan dengan komitmen dan konsistensi. Setiap janji harus ditepati, dan konstitusi tidak boleh dipermainkan untuk ambisi. Rakyat sebagai landasan utama. Setiap kuasa harus digunakan wakil rakyat untuk menunaikan amanah demi kemaslahatan rakyat," kata Lukman.
Pemilu, kata Lukman jangan sampai memperdaya, merekayasa untuk mendapatkan kuasa. Pemilu harus dijalankan dengan adil dan bermartabat. “Tanpa mandat rakyat kuasa yang diperoleh akan cacat.”
"Pemilu yang adil dan bermartabat dapat terjadi jika semua pihak menjalankan peran dengan jujur dan adil baik penyelenggara Pemilu. Serta rakyat untuk berpartisipasi aktif menyampaikan suara dan mengawasi proses Pemilu. Semua memiliki andil untuk menciptakan Pemilu yang jujur dan bermartabat,” pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :