Romo Magnis: Kalau Presiden Terbuka Mendukung Satu Pihak, Mengancam Persatuan Bangsa
Sabtu, 10 Februari 2024 - 00:11 WIB
loading...
Cendekiawwan Franz Magnis Suseno (tengah) mengingatkan kehadiran seorang pimpinan negara harus dirasakan semua orang Indonesia apa pun latar belakang dan orientasi politiknya. Foto/Riana Rizkia
A
A
A
JAKARTA - Cendekiawan Franz Magnis Suseno atau Romo Magnis mengingatkan kehadiran seorang pimpinan negara harus dirasakan semua orang Indonesia apa pun latar belakang dan orientasi politiknya. Jika presiden secara terbuka mendukung satu pihak, persatuan bangsa terancam.
"Pimpinan negara harus dirasakan oleh semua orang Indonesia, dari latar belakang apa pun, orientasi politik apa pun, sebagai presiden mereka, yang melindungi mereka, dan memajukan mereka," kata Romo Magnis, sapaan akrabnya, dalam acara deklarasi manifesto kebangsaan bertajuk 'Menjaga Api Demokrasi Tetap Menyala' di iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024).
Romo Magnis menambahkan, "Kalau seorang presiden secara terbuka mendukung satu pihak, maka itu mengancam persatuan bangsa, itu serius."
Baca Juga: Berharap Pemilu 2024 Lebih Baik, Peneliti BRIN Siti Zuhro: Ternyata Nightmare
Budayawan tersebut juga menyinggung soal pencalonan Gibran Rakabuming Raka , putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai wakil presiden dari capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
"Pimpinan negara harus dirasakan oleh semua orang Indonesia, dari latar belakang apa pun, orientasi politik apa pun, sebagai presiden mereka, yang melindungi mereka, dan memajukan mereka," kata Romo Magnis, sapaan akrabnya, dalam acara deklarasi manifesto kebangsaan bertajuk 'Menjaga Api Demokrasi Tetap Menyala' di iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2024).
Romo Magnis menambahkan, "Kalau seorang presiden secara terbuka mendukung satu pihak, maka itu mengancam persatuan bangsa, itu serius."
Baca Juga: Berharap Pemilu 2024 Lebih Baik, Peneliti BRIN Siti Zuhro: Ternyata Nightmare
Budayawan tersebut juga menyinggung soal pencalonan Gibran Rakabuming Raka , putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai wakil presiden dari capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Lihat Juga :